Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Sebut Unggahan Diduga Hoaks tentang Bank NTT Masif di Medsos Selama Sebulan

Kompas.com - 29/03/2023, 17:28 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mendalami kasus laporan Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap tujuh pemilik akun media sosial Facebook.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy mengatakan, sejumlah pihak telah dimintai keterangan soal laporan itu.

Baca juga: Bank NTT Laporkan Pemilik 7 Akun Facebook yang Dituding Sebar Hoaks ke Polisi

"Hasil keterangan dari terlapor dari Bank NTT, pada 20 Februari 2023 sampai dengan 27 Maret 2023, telah terjadi dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks lewat media sosial Facebook," ujar Ariasandy, kepada Kompas.com, Rabu (29/3/2023).

Kronologi

Ariasandy menuturkan, kejadian berawal pada 20 Februari 2023, akun Facebook STN (inisial), mengunggah di grup Facebook Flobamorata Tabongkar.

Isi unggahan, kata Ariasandy, terkait pelayanan di Bank NTT yang kurang memuaskan mulai dari teller, satuan pengamanan (satpam), tudingan uang dalam rekening nasabah raib, serta korupsi.

Setelah unggahan itu, selanjutnya juga diikuti oleh enam akun Facebook lainnya yang menggunggah dengan kata-kata yang sama yaitu berupa hinaan dan fitnah atau berita hoaks terhadap Bank NTT pada grup Flobamorata Tabongkar.

Baca juga: [HOAKS] Poster Donasi ACT untuk Palestina

Kemudian, pada 18 Maret 2023, terdapat juga unggahan akun Facebook PS, pada grup Forum Kota Kupang dengan isi unggahan tentang raibnya uang nasabah Bank NTT.

"Atas kejadian tersebut, Louis Katarino Gonsalves Atie (45) sebagai Kepala Divisi Pengawasan dan SKAI Bank NTT datang melapor ke ruang SPKT Polda NTT guna dilakukan proses hukum lebih lanjut," ujar dia.

Ariasandy menyebutkan, laporan diterima oleh polisi dengan nomor LP/B/106/III/2023/SPKT/POLDA NTT.

"Kasusnya masih ditangani Dirkrimsus Polda NTT. Untuk terlapor masih dalam penyelidikan," ujar dia.

Laporkan 7 pemilik akun Facebook

Sebelumnya diberitakan, Bank Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan tujuh pemilik akun media sosial Facebook ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT, karena dituding menyebarkan informasi bohong atau hoaks.

Baca juga: Bank NTT Laporkan Pemilik 7 Akun Facebook yang Dituding Sebar Hoaks ke Polisi

"Ada tujuh akun Facebook yang kita laporkan," kata Direktur Utama Bank NTT Alexander Riwu Kaho, saat menggelar konferensi pers di Kantor Bank NTT, Selasa (28/3/2023) petang.

Saat memberikan keterangan, Alexander didampingi Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu dan Direktur Kepatuhan Kristofel Adoe serta dua kuasa hukum Apolos Djara Bonga dan Sam Haning.

Dia menjelaskan, sejumlah pemberitaan-pemberitaan melalui media online dan juga akun Facebook yang menyudutkan Bank NTT, setelah ditelusuri ternyata hal itu tidak benar atau palsu.

Bahkan kata dia, lebih mengarah ke kejahatan ekonomi yang sifatnya menghasut masyarakat untuk menarik dananya yang disimpan di Bank NTT.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kepanasan Antre Masuk Kapal, Pemudik Dapat Minuman Dingin dan Es Krim

Kepanasan Antre Masuk Kapal, Pemudik Dapat Minuman Dingin dan Es Krim

Regional
Libur Lebaran, Puluhan Ribu Pengunjung Padati Candi Borobudur

Libur Lebaran, Puluhan Ribu Pengunjung Padati Candi Borobudur

Regional
Catat, Ada Diskon 20 Persen di Tol Tangerang-Merak 17-19 April 2024

Catat, Ada Diskon 20 Persen di Tol Tangerang-Merak 17-19 April 2024

Regional
Ada Kopi dan Camilan Gratis di Pelabuhan Panjang, Dimasak Chef Brimob

Ada Kopi dan Camilan Gratis di Pelabuhan Panjang, Dimasak Chef Brimob

Regional
Duduk Santai di Atas Gorong-gorong, Bocah SD Tiba-tiba Dililit Piton

Duduk Santai di Atas Gorong-gorong, Bocah SD Tiba-tiba Dililit Piton

Regional
Seorang Wanita di Kupang Bakar Rumah Adiknya

Seorang Wanita di Kupang Bakar Rumah Adiknya

Regional
Pemudik Antre di 'Buffer Zone', Belum Punya Tiket Nekat Mau Menyeberang

Pemudik Antre di "Buffer Zone", Belum Punya Tiket Nekat Mau Menyeberang

Regional
Arus Balik di Bakauheni Mulai Meningkat, Diperkirakan Lebih dari 150.000 Pemudik Bakal Kembali ke Jawa

Arus Balik di Bakauheni Mulai Meningkat, Diperkirakan Lebih dari 150.000 Pemudik Bakal Kembali ke Jawa

Regional
Mobil Pemudik Ditabrak Kereta Api di Serang Banten, 7 Orang Luka-luka

Mobil Pemudik Ditabrak Kereta Api di Serang Banten, 7 Orang Luka-luka

Regional
Kendaraan Arah Jakarta Diimbau Lewat Tol Pemalang untuk Antisipasi Macet Jalur Ajibarang-Bumiayu, Ini Rutenya

Kendaraan Arah Jakarta Diimbau Lewat Tol Pemalang untuk Antisipasi Macet Jalur Ajibarang-Bumiayu, Ini Rutenya

Regional
Polisi Terapkan 2 Kali 'One Way' Arah Anyer, Ini Hasilnya

Polisi Terapkan 2 Kali "One Way" Arah Anyer, Ini Hasilnya

Regional
Aksi Pencurian Sepeda di Kupang Terekam CCTV dan Viral di Medsos

Aksi Pencurian Sepeda di Kupang Terekam CCTV dan Viral di Medsos

Regional
Kisah Pilu Istri Dokter TNI Diselingkuhi Malah Jadi Tersangka, Susui Bayinya di Sel Tahanan

Kisah Pilu Istri Dokter TNI Diselingkuhi Malah Jadi Tersangka, Susui Bayinya di Sel Tahanan

Regional
Cerita Sutiyo, Porter Stasiun Solo Balapan Rasakan Berkah Lebaran

Cerita Sutiyo, Porter Stasiun Solo Balapan Rasakan Berkah Lebaran

Regional
Gugur Ditembak OPM, Danramil Aradide Akan Dimakamkan di Nabire

Gugur Ditembak OPM, Danramil Aradide Akan Dimakamkan di Nabire

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com