Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelajar Tewas Tabrak Pembatas di Bantul, Polisi Dalami Korban Dikejar Orang

Kompas.com - 23/03/2023, 09:51 WIB
Markus Yuwono,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan lalulintas tunggal menyebabkan seorang pelajar tewas di Jalan Jendral Sudirman, Padukuhan Depok RT 03, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Bantul, Rabu (22/3/2023) dini hari. Polisi dalami korban dikejar orang.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana berujar, kecelakaan yang menyebabkan PKW (14) warga Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul bermula saat dirinya mengendarai sepeda motor Vario AB 5774 JV melintas di jalan Jendral Sudirman dengan kecepatan tinggi, Rabu sekitar pukul 02.45 WIB.

Baca juga: Tabrak Pembatas Jembatan Saat Berboncengan dengan Anak, Wanita Hamil di Banyumas Tewas di Sungai

Diduga kecepatan tinggi, pengendara kesulitan berbelok ke utara. Sepeda motor akhirnya melaju lurus menabrak pembatas jalan.

"Sepeda motor yang melaju kencang, kesulitan berbelok ke utara, dan akhirnya melaju lurus menabrak pembatas jalan," kata Jeffry dalam keterangan tertulis diterima Rabu.

Pihaknya masih mendalami informasi korban dikejar kendaraan tidak dikenal. Pihak kepolisian akan mengecek CCTV di sekitar lokasi.

"Kami masih cek kebenarannya, terutama dari keterangan para saksi," kata Jeffry.

Jeffry mengatakan, korban mengalami cedera berat kepala dan tidak sadarkan diri. Oleh warga dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Bantul untuk mendapatkan pertolongan. Namun akhirnya meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia," kata dia.

Jeffry mengatakan, peristiwa kecelakaan ini ditangani Satlantas Polres Bantul. Pihaknya mengimbau kepada orangtua untuk mengawasi anaknya, jika belum memiliki SIM untuk tidak dibiarkan mengemudikan kendaraan.

"Pengendara sepeda motor wajib mentaati peraturan lalulintas, dan juga menggunakan helm," kata dia.

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Pembatas Jalan Layang Kelok 9, 1 Orang Tewas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bumi Perkemahan Sukamantri di Bogor: Daya Tarik, Fasilitas, dan Rute

Bumi Perkemahan Sukamantri di Bogor: Daya Tarik, Fasilitas, dan Rute

Regional
Aduan Tarif Parkir 'Ngepruk' di Solo Selama Lebaran Minim, Dishub: Tim Saber Pungli Kita Turunkan Semua

Aduan Tarif Parkir "Ngepruk" di Solo Selama Lebaran Minim, Dishub: Tim Saber Pungli Kita Turunkan Semua

Regional
Detik-detik Kecelakaan ALS, Bus Melambat, Oleng, Lalu Terbalik

Detik-detik Kecelakaan ALS, Bus Melambat, Oleng, Lalu Terbalik

Regional
Pemkot Ambon Tak Berlakukan WFH bagi ASN Usai Libur Lebaran

Pemkot Ambon Tak Berlakukan WFH bagi ASN Usai Libur Lebaran

Regional
5 Unit Rumah Semipermanen di Ende Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

5 Unit Rumah Semipermanen di Ende Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Regional
Sungai Meluap, 4 Desa di Sikka Terdampak Banjir

Sungai Meluap, 4 Desa di Sikka Terdampak Banjir

Regional
Daftar 20 Korban Tewas Tragedi Bencana Longsor di Tana Toraja

Daftar 20 Korban Tewas Tragedi Bencana Longsor di Tana Toraja

Regional
Toko Emas di Blora Dirampok, Pelaku Sempat Todongkan Senjata Api saat Beraksi

Toko Emas di Blora Dirampok, Pelaku Sempat Todongkan Senjata Api saat Beraksi

Regional
Pendangkalan Muara Pelabuhan Nelayan di Bangka, Pemprov Gandeng Swasta

Pendangkalan Muara Pelabuhan Nelayan di Bangka, Pemprov Gandeng Swasta

Regional
2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

Regional
Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Regional
Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Regional
Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Regional
Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Regional
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com