Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ombudsman: Gara-gara Kebijakan Masuk Sekolah Jam 5.30, Kita Ditertawakan Dunia

Kompas.com - 21/03/2023, 21:37 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Krisiandi

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Darius Beda Daton, menyebutkan, kebijakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Kupang, NTT yang masuk sekolah pukul 05.30 Wita, bukan hanya menjadi perhatian nasional, tetapi hingga luar negeri.

Menurut Darius, kebijakan tersebut ditertawakan oleh seluruh dunia.

Baca juga: Psikolog UGM: Masuk Sekolah Pukul 5.30 Pagi Berdampak Buruk bagi Siswa

"Gara-gara kebijakan itu, kita ditertawakan seluruh dunia. Harusnya pendapat pakar pendidikan dan pakar perkembangan anak harus menjadi rujukan bersama," ujar Darius, kepada Kompas.com, Selasa (21/3/2023) malam.

Darius mengatakan, kebijakan yang dibuat oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, seperti mimpi malam, lalu besoknya diterapkan.

"Perlu dicatat bahwa anak-anak bukan kelinci percobaan,"tegasnya.

Masih menurut Darius, meski kebijakan ini telah dijalankan oleh dua SMA di Kota Kupang selama hampir tiga pekan, tetapi pihaknya belum menemukan malaadministrasi.

Baca juga: Kebijakan Sekolah Jam 5 Pagi, Kepsek Daerah Pegunungan di NTT: Jam 7 Saja Masih Ada yang Telat

"Kami masih sebatas koordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah malaadministrasi lebih lanjut," kata Darius.

Dia mengaku, laporan yang masuk masih diverifikasi oleh tim penerima.

Sehingga, Alapabila persyaratan secara formil dan materil sudah lengkap akan dilanjutkan ke tahap pemeriksaan.

"Pada tahap pemeriksaan inilah baru bisa kami tahu apakah ada maladministrasi atau tidak ya," kata Darius.

Baca juga: Soal Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di NTT, Ini Kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI

Darius menegaskan rekomendasi yang telah disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut dan jika tidak dilaksanakan maka akan ditindaklanjutkan ke tahap pemeriksaan.

"Ya kami lanjutkan ke tahap pemeriksaan. Kami sejauh ini baru dengan langkah pencegahan berupa koordinasi dan rapat lintas Kementerian pada 2 Maret 2023 lalu," jelasnya.

Ia berharap, kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 Wita tidak dilanjutkan lagi, setelah evaluasi lanjutan pada 27 Maret 2023 mendatang.

Karena, kata dia, hasil rekomendasi baru bisa dikeluarkan setelah pemeriksaan selesai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

Regional
BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

Regional
Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Regional
Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Regional
Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit 'Nanjak'

Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit "Nanjak"

Regional
Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Regional
'Green-Yellow-Red', Skema 'Delaying System' Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

"Green-Yellow-Red", Skema "Delaying System" Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

Regional
Komplotan Pencuri Sapi di Maluku Tengah Ditangkap, Ada yang Bertugas Survei Lokasi

Komplotan Pencuri Sapi di Maluku Tengah Ditangkap, Ada yang Bertugas Survei Lokasi

Regional
Hadapi Arus Balik, Menhub Fungsikan Pelabuhan Panjang Lampung Angkut Pemudik Motor dan Mobil

Hadapi Arus Balik, Menhub Fungsikan Pelabuhan Panjang Lampung Angkut Pemudik Motor dan Mobil

Regional
Ini Klasifikasi 3 Pelabuhan Penyeberangan di Lampung Selama Arus Balik

Ini Klasifikasi 3 Pelabuhan Penyeberangan di Lampung Selama Arus Balik

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Batang, KNKT: Pola Penugasan Sopir Bus Rosalia Indah Berisiko Sebabkan Kelelahan

Kecelakaan Maut di Tol Batang, KNKT: Pola Penugasan Sopir Bus Rosalia Indah Berisiko Sebabkan Kelelahan

Regional
Tiga Bocah Terseret Ombak Pantai Muaragatah, Dua Selamat, Satu dalam Pencarian

Tiga Bocah Terseret Ombak Pantai Muaragatah, Dua Selamat, Satu dalam Pencarian

Regional
Jalan Tol Yogyakarta-Solo Dibuka Fungsional Saat Arus Balik, Beroperasi Satu Arah

Jalan Tol Yogyakarta-Solo Dibuka Fungsional Saat Arus Balik, Beroperasi Satu Arah

Regional
14 Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Melarikan Diri

14 Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Melarikan Diri

Regional
Judi Sabung Ayam di Jayapura Digerebek, 4 Orang Diamankan

Judi Sabung Ayam di Jayapura Digerebek, 4 Orang Diamankan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com