Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER NUSANTARA] Kecelakaan di Wahana Tong Setan Semarang | Transmigran Bedhol Desa Pulang Kampung

Kompas.com - 21/03/2023, 06:00 WIB
Riska Farasonalia

Editor

KOMPAS.com - Pengendara motor dalam atraksi tong setan di Pasar Dugderan Kota Semarang, Jawa Tengah terpeleset hingga mengalami patah tulang pada Minggu (19/3/2023).

Korban terjatuh saat berdiri di atas motor sembari mengitari papan kayu tabung dengan kemiringan 95 derajat.

Berita tersebut mendapat sorotan dari pembaca Kompas.com hingga menjadi populer di urutan pertama.

Selain itu, ada juga cerita terkait transmigram bedhol desa, Giyatno (53) yang pulang ke kampung halaman di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dia menyaksikan rumahnya telah menjadi waduk dan objek wisata.

Berikut lima berita populer yang dirangkum Kompas.com pada Senin (20/3/2023):

1. Kecelakaan di Wahana Tong Setan Dugderan Semarang

Seorang pengendara motor atraksi tong setan mengalami kecelakaan sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu (19/3/2023).

Atraksi tersebut berlangsung di Pasar Dugderan yang digelar di depan Kantor Pos Kota Lama Semarang.

Saksi mata yang juga pengendara tong setan, Langgeng Yanuar (19), warga Kabupaten Klaten membenarkan rekannya bernama Ridho atau yang akrab disapa Ucil terjatuh dari atas saat beratraksi.

Korban Ucil yang diduga mengalami patah tulang itu merupakan warga Kabupaten Kudus.

Dalam kesaksian Langgeng, keduanya melakukan atraksi bersama seperti biasanya.

Akan tetapi tiba-tiba, Ucil terjatuh saat atraksi berdiri di atas motor sembari mengitari papan kayu tabung dengan kemiringan 95 derajat itu.

Baca selengkapnya: Kecelakaan di Wahana Tong Setan Dugderan Semarang, Pengendara Diduga Patah Tulang

2. Transmigran Bedhol Desa Pulang Kampung Halaman

Muji Wiyatno (tengah) menangis haru bertemu kerabat, teman, mantan tetangga setelah terpisah 34 tahun menjadi transmigran di Desa Taktoi, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.KOMPAS.COM/DANI JULIUS Muji Wiyatno (tengah) menangis haru bertemu kerabat, teman, mantan tetangga setelah terpisah 34 tahun menjadi transmigran di Desa Taktoi, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Ujung bibir Giyatno (53) bergetar saat mengacungkan telunjuk ke tanah miring pinggir Waduk Sermo di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Air mata seketika menggenang di kedua bola matanya. Giyatno berusaha air mata itu tidak jatuh di pipi.

Ia menata kata-kata sambil sesekali mengambil napas dalam. Ia menata hati agar tidak emosi.

“Rumah kami dulu di sana, tepat di atas air, tapi sekarang sudah menjadi bagian dari waduk,” kata Giyatno, saat ditemui di lapangan parkir kawasan dermaga Waduk Sermo, pada Sabtu (18/3/2023).

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Regional
Kronologi Mobil Terbakar di Jalan Sumbawa dan Terjun ke Jurang

Kronologi Mobil Terbakar di Jalan Sumbawa dan Terjun ke Jurang

Regional
Di Acara Halalbihalal, Kadis Kominfo Sumut Ajak Jajarannya Langsung Fokus Bekerja

Di Acara Halalbihalal, Kadis Kominfo Sumut Ajak Jajarannya Langsung Fokus Bekerja

Regional
Pemkot Tangerang Ingin Bangun Lebih Banyak Community Center yang Multifungsi

Pemkot Tangerang Ingin Bangun Lebih Banyak Community Center yang Multifungsi

Kilas Daerah
BMKG Prediksi Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat di Wilayah Papua dan Maluku

BMKG Prediksi Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat di Wilayah Papua dan Maluku

Regional
Rumah Terbakar di Kampar, Korban Sempat Selamatkan Sepeda Motor Saat Tabung Gas Meledak

Rumah Terbakar di Kampar, Korban Sempat Selamatkan Sepeda Motor Saat Tabung Gas Meledak

Regional
Berpotensi Jadi Tersangka, Polisi Buru Sopir Bus ALS yang Tewaskan 1 Penumpang di Agam

Berpotensi Jadi Tersangka, Polisi Buru Sopir Bus ALS yang Tewaskan 1 Penumpang di Agam

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penemuan Kerangka Manusia di Gunung Slamet | Penipuan Katering Buka Puasa di Masjid Sheikh Zayed

[POPULER NUSANTARA] Penemuan Kerangka Manusia di Gunung Slamet | Penipuan Katering Buka Puasa di Masjid Sheikh Zayed

Regional
4.299 Hektare Sawah Gagal Panen Selama Banjir Demak, Produksi Beras Terancam Menurun Tahun Ini

4.299 Hektare Sawah Gagal Panen Selama Banjir Demak, Produksi Beras Terancam Menurun Tahun Ini

Regional
Curhat Korban Penipuan Katering Masjid Syeikh Zayed, Pelaku Orang Dekat dan Bingung Lunasi Utang

Curhat Korban Penipuan Katering Masjid Syeikh Zayed, Pelaku Orang Dekat dan Bingung Lunasi Utang

Regional
Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Regional
Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com