Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Detik-detik Atraksi Motor Tong Setan di Pasar Dugderan Semarang Terpeleset hingga Alami Patah Tulang

Kompas.com - 20/03/2023, 18:39 WIB
Riska Farasonalia

Editor

KOMPAS.com - Ridho atau Ucil, seorang pengendara motor wahana tong setan mengalami kecelakaan saat melakukan atraksinya di Pasar Dugderan Kota Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (19/3/2023) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam kejadian itu, warga asal Kudus itu diduga mengalami patah tulang sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Rekan pengendara motor tong setan, Langgeng Yanuar (19) membenarkan rekannya terjatuh dari atas saat melakukan atraksi.

Baca juga: Kecelakaan di Wahana Tong Setan Dugderan Semarang, Pengendara Diduga Patah Tulang

Detik-detik kecelakaan

Malam itu, Langgeng dan Ucil sedang melakukan atraksi bersama seperti biasanya.

Namun, tiba-tiba, Ucil terjatuh saat berdiri di atas motor sembari mengitari papan kayu tabung.

"Awalnya berdiri sama saya, tiba tiba ban belakang terpeleset. Terus jatuh dari atas, kaki Ucil ketimpa motor," ujar warga Klaten ini.

Dia menduga kecelakaan itu disebabkan ban motor belakang yang kendarai korban licin.

Akibat kecelakaan tersebut, Ucil mengalami patah tulang bagian lutut kaki dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis.

"Tadi dibawa ke Rumah Sakit Wilasa Citarum sama teman saya, Ateng. Karena, Ucil patah tulang bagian lutut," jelas dia.

Selepas kejadian itu, wahana tong setan di Pasar Dugderan Semarang tetap beroperasi. Namun tak telihat ramai penonton.

Risiko nyawa

Sebelumnya, Langgeng mengaku, wahana permainan ini merupakan wahana paling ekstrem dibanding wahana lain.

Pasalnya, arena tong setan ini memiliki tingkat kecuraman 95 derajat.

"Risikonya nyawa. Tapi sudah tahu kalau jatuh ya sudah risiko, nasib. Tapi memang seneng aja," jelas Langgeng kepada Kompas.com, Kamis.

Dalam menjalankan aksinya, Langgeng harus beratraksi memutari tong setan selama kurang lebih 15 menit.

Dirinya mengaku, selama menjadi pengendara tong setan tersebut, Langgeng pernah berkali-kali jatuh dari motor, bahkan mengalami patah tulang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Oknum TNI AL dan Brimob Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Oknum TNI AL dan Brimob Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Regional
Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Regional
Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Regional
Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Regional
Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Regional
Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Regional
Korban Meninggal Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang Bertambah, Ini Identitasnya

Korban Meninggal Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang Bertambah, Ini Identitasnya

Regional
Jalan Tol Jakarta-Cikampek Siang Ini Padat, Namun Masih Lancar

Jalan Tol Jakarta-Cikampek Siang Ini Padat, Namun Masih Lancar

Regional
Rekayasa Lalu Lintas 'Contraflow' Kembali Diberlakukan di Ruas Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor

Rekayasa Lalu Lintas "Contraflow" Kembali Diberlakukan di Ruas Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor

Regional
Suasana Pelabuhan Merak Siang Ini, Kantong Parkir Dermaga Kapal Ekspres Penuh

Suasana Pelabuhan Merak Siang Ini, Kantong Parkir Dermaga Kapal Ekspres Penuh

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Regional
Kronologi Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Sempat Antar Korban Ritual

Kronologi Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Sempat Antar Korban Ritual

Regional
4 Orang Tersambar Petir Saat Memancing di Waduk Riam Kanan Kalsel, 2 Orang Tewas

4 Orang Tersambar Petir Saat Memancing di Waduk Riam Kanan Kalsel, 2 Orang Tewas

Regional
Arus Balik, Pemudik Pejalan Kaki Membludak, 'Gangway' Dermaga Reguler Pelabuhan Bakauheni Penuh

Arus Balik, Pemudik Pejalan Kaki Membludak, "Gangway" Dermaga Reguler Pelabuhan Bakauheni Penuh

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Sedang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com