Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Detik-detik Aksi Heroik Karyawan Terjang lalu Banting Perampok Bank di Lampung, Rendy: Saya Refleks

Kompas.com - 18/03/2023, 20:23 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Perampokan terjadi di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arta Kedaton Makmur, Bandar Lampung, Lampung, Jumat (17/3/2023).

Aksi pelaku berinisial HG, yang sempat mencoba merebut tas berisi uang ratusan juta rupiah, berhasil digagalkan oleh karyawan dan sekuriti bank tersebut.

Tindakan heroik tersebut bermula saat salah satu karyawan bernama Rendy menerjang pelaku.

Dalam rekaman CCTV, Rendy terlihat menerjang, lalu membanting HG saat perampok itu hendak kabur membawa tas berisi uang.

"Iya refleks aja tadi itu. Cepat kejadiannya. Posisi tadi itu panik semua," ujarnya, Jumat.

Baca juga: Aksi Heroik Karyawan Bank di Lampung Gagalkan Perampokan, Piting Lalu Banting Pelaku

Kala itu, Rendy mengaku tak sempat memikirkan bahwa pelaku membawa senjata dan telah menembak tiga orang. Yang ada dalam benak Rendy adalah ia ingin menyelamatkan rekan kerjanya.

"Tadi nggak sempat mikir, yang penting pelaku ini ketangkep dulu, itu juga karyawan lain ikut bantu," ucapnya.

Setelah HG dibanting ke lantai, sejumlah karyawan langsung membantu Rendy untuk menahan gerak pelaku.

"Pas jatuh, langsung saya tindih supaya nggak gerak, karyawan lain juga bantu memegang kaki pelaku," ungkapnya.

Baca juga: Perampok Bank di Lampung Diduga Incar Nasabah, Polisi: Sempat Tarik Tas Isi Uang

Pelaku rebut tas berisi uang

Beberapa saat sebelumnya, pelaku sempat terlibat tarik-menarik dengan sekuriti Bank Arta, Tito Alexander. Tito yang coba mempertahankan tas itu berujung ditembak oleh HG.

"Namun pelaku langsung mengeluarkan senjata api dari balik baju dan ditembakkan ke arah korban Tito," tutur Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Jumat.

Uang Rp 300 juta dalam tas tersebut mulanya diambil oleh teller Bank Arta berinisial AGN. AGN, yang dikawal Tito, mengambil uang itu dari Bank Mayora yang berjarak sekitar dua ruko dari Bank Arta.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bandar Lampung Kombes Ino Harianto mengatakan, usai bertransaksi, AGN bersama Tito kembali ke tempat kerjanya. Mereka didampingi Kismanto, sekuriti Bank Mayora.

Saat itulah, HG membuntuti mereka. HG kemudian melepaskan tembakan.

Baca juga: Perampok Bank di Lampung Ganti Senjata Saat Kejar Sekuriti Pembawa Tas Berisi Uang Rp 300 Juta

Halaman:


Terkini Lainnya

Jembatan Penghubung 2 Kampung di Rajeg Tangerang Ambruk

Jembatan Penghubung 2 Kampung di Rajeg Tangerang Ambruk

Regional
Dalam 5 Tahun Terakhir, 40 Warga Babel Tewas Diserang Buaya

Dalam 5 Tahun Terakhir, 40 Warga Babel Tewas Diserang Buaya

Regional
Kejati NTB Panggil 3 Pejabat OJK terkait Dugaan Korupsi Bank NTB Syariah

Kejati NTB Panggil 3 Pejabat OJK terkait Dugaan Korupsi Bank NTB Syariah

Regional
Kemenag dan Kemenhaj Saudi Cek Layanan 'Fast Track' Haji di Bandara Surabaya dan Solo

Kemenag dan Kemenhaj Saudi Cek Layanan "Fast Track" Haji di Bandara Surabaya dan Solo

Regional
Mensos Serahkan 11 Rumah Tahan Gempa untuk Warga Aceh Timur

Mensos Serahkan 11 Rumah Tahan Gempa untuk Warga Aceh Timur

Regional
Saat Gibran Ditagih Janji oleh Warga Solo...

Saat Gibran Ditagih Janji oleh Warga Solo...

Regional
Bakar Lahan untuk Kebun Sawit, Seorang Pria Ditangkap di Rokan Hilir

Bakar Lahan untuk Kebun Sawit, Seorang Pria Ditangkap di Rokan Hilir

Regional
Respons Gibran soal Program Makan Siang yang Disebut Ancam Defisit APBN

Respons Gibran soal Program Makan Siang yang Disebut Ancam Defisit APBN

Regional
Saat Timbunan Sampah di TPA Magelang Akan Disulap Jadi Bukit yang Indah...

Saat Timbunan Sampah di TPA Magelang Akan Disulap Jadi Bukit yang Indah...

Regional
Viral Santri Dianiaya hingga Tewas di Kabupaten Kediri, Mas Dhito Janji Akan Usut Kasus dan Tegakkan Keadilan

Viral Santri Dianiaya hingga Tewas di Kabupaten Kediri, Mas Dhito Janji Akan Usut Kasus dan Tegakkan Keadilan

Regional
Kisah Ais, Bocah di Papua Meninggal saat Tunggu Hasil Lab Tanpa Dirawat di RS

Kisah Ais, Bocah di Papua Meninggal saat Tunggu Hasil Lab Tanpa Dirawat di RS

Regional
2 Pembunuh Adik Bupati Muratara Dituntut Hukuman Mati

2 Pembunuh Adik Bupati Muratara Dituntut Hukuman Mati

Regional
66 Saksi Diperiksa, Kasus Dugaan Korupsi Eks Rektor UNS Tunggu Audit BPKP

66 Saksi Diperiksa, Kasus Dugaan Korupsi Eks Rektor UNS Tunggu Audit BPKP

Regional
Kesal Aplikator Tak Patuhi SK Kenaikan Tarif, Ratusan Pengemudi Ojol Mogok, Demo di Kantor Gubernur Jateng

Kesal Aplikator Tak Patuhi SK Kenaikan Tarif, Ratusan Pengemudi Ojol Mogok, Demo di Kantor Gubernur Jateng

Regional
Jadi Korban Pelecehan Payudara, Mahasiswi di Semarang Mengurung Diri karena Trauma

Jadi Korban Pelecehan Payudara, Mahasiswi di Semarang Mengurung Diri karena Trauma

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com