Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Polisi Tak Jerat Mantri Penyuntik Mati Kades Curuggoong Pasal Pembunuhan Berencana

Kompas.com - 17/03/2023, 18:44 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

 

SERANG, KOMPAS.com - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota masih menunggu hasil pemeriksaan saksi ahli untuk menerapkan pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana kepada tersangka Suhendi.

Suhendi merupakan mantri yang menyuntik mati Kepala Desa Curuggoong, Serang, Banten, Salamunasir karena emosi korban menjalin hubungan asmara dengan istrinya berinsial NN.

Sampai saat ini, penyidik masih menyangkakan Suhendi dengan pasal 388 tentang Pembunuhan dan 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal.

Baca juga: Sebelum Disuntik Mati oleh Mantri, Kades Curuggoong Sudah Coba Minta Maaf

Wakil Kepala Polresta Serang Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hujra Soumena mengatakan, penyidik tidak menerapkan pasal 340 karena  penyidik belum menemukan alat bukti yang menunjukkan bahwa tersangka telah merencanakan pembunuhan terhadap korban.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan ahli (penerapan pasal pembunuhan berencana). Minta waktu ya," kata Hujra dihubungi Kompas.com, Jumat (17/3/2023).

Dikatakan mantan Kapolres Tulang Bawang, Lampung, pembunuhan berawal saat tersangka menemukan ponsel pada Minggu (12/3/2023).

Baca juga: Polisi: Sudah 8 Bulan Kades Curuggoong Selingkuh dengan Istri Mantri

Saat dicek, di dalam ponsel istrinya ditemukan foto berduaan antara istri tersangka dengan korban.

Setelah tersangka melihat foto tersebut ternyata menimbulkan emosi.

Pada pukul 13.00 WIB, tersangka menuju ke rumah korban. Sebelum tersangka berangkat ke rumah korban, tersangka sudah mempersiapkan jarum suntik yang di dalamnya sudah diisi dengan dua zat cairan.

Oleh tersangka, jarum suntik itu kemudian disuntikan ke tubuh bagian punggung sebelah kiri korban.

Tak lama, korban pun mengalami sesak napas hingga dinyatakan tewas oleh RSUD Banten.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Regional
Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Regional
Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di 'Gangway' Pelabuhan Merak

Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di "Gangway" Pelabuhan Merak

Regional
Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Regional
Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Regional
Terjadi Kepadatan, 'One Way' Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Terjadi Kepadatan, "One Way" Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Regional
Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Regional
Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Regional
Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Regional
Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Regional
Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Regional
Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Regional
Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Regional
Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com