Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi di Ambon Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp 1 Miliar

Kompas.com - 14/03/2023, 21:58 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Andi Hartik

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Seorang bandar sabu berinisial S alias A, warga Desa Dullah, Kota Tual, Maluku, ditangkap polisi di Kota Ambon.

Penangkapan terhadap S dilakukan di penginapan di Desa Laha, tak jauh dari Bandara Pattimura Ambon pada Jumat (10/3/2023) sekira pukul 19.00 WIT.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sebanyak 305 gram sabu yang rencananya akan diselundupkan ke Kota Tual.

Baca juga: Kisah La Edi, 26 Tahun Menjadi Buruh Angkut di Pelabuhan Ambon demi Wujudkan Mimpi Anak

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Raja Arthur Simamora mengatakan, penangkapan S berawal dari kecurigaan petugas aviation security Bandara Pattimura saat tersangka tiba di bandara tersebut.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Avsec, petugas sekuriti Bandara Pattimura, jadi ada dugaan orang membawa sabu-sabu lalu dilaporkan ke Polsek Bandara, kemudian dilakukan penangkapan,” kata Raja Arthur kepada wartawan di halaman kantor Polresta Pulau Ambon, Selasa (14/3/2023) sore.

Baca juga: Bentrok 2 Kelompok Pemuda di Ambon, Satu Korban Terluka, Motor dan Warung Dibakar

Setelah ditangkap oleh petugas Polsek Bandara, tersangka langsung diserahkan ke petugas Sat Resnarkoba Polresta Pulau Ambon untuk pemeriksaan.

Menurut Raja Arthur, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, 305 gram sabu yang disita itu hendak diselundupkan tersangka ke Kota Tual melalui Bandara Pattimura. Tersangka sebelumnya pernah melakukan hal yang sama dan lolos.

Tersangka membawa sabu itu dari Bandara Sultan Hasanudin Makassar dengan cara menyimpan di bawah sepatunya.

“Jadi ini tersangka sudah untuk kedua kalinya melakukannya ya, tersangka ini menyimpan sabu di bawah sepatu. Ini barangnya dari Makassar dan mau dibawa ke Tual,” ujarnya.

Halaman:


Terkini Lainnya

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

Regional
Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: 'Buffer Zone' Harus segera Dibuat

Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: "Buffer Zone" Harus segera Dibuat

Regional
Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com