SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, meliburkan sementara aktivitas pedagang kaki lima (PKL) shelter Manahan dan Kottabarat saat kunjungan FIFA.
Rencananya, kunjungan FIFA ke Solo dalam rangka inspeksi venue Piala Dunia U-20 Tahun 2023 di Stadion Manahan dan beberapa stadion pendukung dilakukan pada 25 Maret 2023.
Baca juga: Erick Thohir Sebut GBT sebagai Salah Satu Stadion Terbaik di Indonesia untuk Venue Piala Dunia U-20
"Tanggal 25 Maret (FIFA) akan melakukan inspeksi di Stadion Manahan dan stadion untuk berlatih salah satunya di Kottabarat," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Heru Sunardi di Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/3/2023).
Heru menambahkan sesuai dengan arahan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, selama kunjungan FIFA aktivitas PKL shelter Manahan dan Kottabarat diliburkan.
"Perintah dari beliau (Wali Kota) dalam hal peninjauan ini untuk hari H-nya untuk diliburkan aktivitas pedagang shelter di dua titik. Khusus di Kottabarat tidak ada libur namun tendanya dilepas setelah kunjungan dilepas lagi," ungkap dia.
Menurut dia, mulai 22 Maret, tenda yang terpasang untuk PKL Kottabarat akan dilepas. Supaya kawasan stadion pendukung terlihat bersih saat kunjungan FIFA.
"Tanggal 22 Maret kita sudah bergerak untuk libur. Ada kerja bakti bersih-bersih. Terus kita ceking lagi kemudian tanggal 24 Maret sudah tidak ada lagi aktivitas," kata dia.
Pihaknya segera membuat surat pemberitahuan kepada PKL shelter Manahan dan Kottabarat terkait diliburkannya aktivitas selama kunjungan FIFA ke Solo.
Heru menyampaikan PKL shelter Manahan dan Kottabarat diperbolehkan kembali berjualan setelah kunjungan FIFA selesai.
Lebih lanjut Haru menyampaikan aktivitas PKL shelter Manahan dan Kottabarat akan kembali diliburkan saat pertandingan Piala Dunia U20 berlangsung. PKL kedua shelter itu akan diliburkan selema Stadion Manahan atau stadion pendukung dipakai untuk Piala Dunia U-20.
"Disurvei aja sudah libur pas penyelenggaraan lebih libur lagi nanti. Ya kita melihat durasinya kalau satu bulan ya satu bulan (libur)," ungkap Heru.
Baca juga: Minta Rp 30 Miliar ke Ganjar untuk Perbaiki Velodrome Manahan, Gibran: Jelek Semua, Banjir Juga
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.