Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BKSDA Pasang Perangkap untuk Tangkap Kawanan Monyet yang Turun ke Permukiman di Lombok Timur

Kompas.com - 13/03/2023, 20:42 WIB
Idham Khalid,
Andi Hartik

Tim Redaksi

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat (NTB) memasang perangkap untuk menangkap kawanan monyet yang turun ke permukiman warga di dua desa di Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur.

"Hari ini tim saya terjun ke lokasi memasang perangkap untuk menangkap kawanan monyet, kita gunakan sangkar," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Lombok, Lalu Muhammad Fadli, Senin (13/3/2023).

Fadli mengatakan, nantinya para kawanan monyet yang berhasil ditangkap akan dilakukan relokasi ke habitatnya kembali.

"Info terakhir hari ini belum ada hasil penangkapan, nanti kalau ada yang tertangkap, kita akan melakukan relokasi dan langkah lainnya," kata Fadli.

Baca juga: Gigit Kaki Warga, Monyet di Lombok Timur Bikin Resah

Menurut Fadli, monyet tersebut merupakan hewan yang dilindungi, dan kini mempunyai konflik dengan warga.

"Informasi sudah ada tiga warga yang digigit oleh hewan monyet ini. Makanya kita langsung terjun untuk melakukan penangkapan," kata Fadli.

Baca juga: Kasus Bullying Siswi di Lombok Tengah Berakhir Damai, Korban Cabut Laporan ke Polisi

Sebelumnya, warga Desa Pesanggrahan dan Desa Prian, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur, NTB, diresahkan dengan keberadaan monyet yang turun ke permukiman dan sering menggigit warga setempat.

Gambar bekas gigitan monyet tersebut sempat viral di media sosial pada Jumat (10/3/2023). Gambar itu menampakkan sejumlah kaki warga yang berdarah akibat gigitan monyet.

Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu N ikolas Osman membenarkan adanya keresahan warga akibat monyet yang turun dari hutan.

"Memang benar pernah terjadi serangan monyet terhadap warga atas nama Ainul Yakin, warga Desa setempat dan Mengalami luka di bagian kaki tumit," kata Nikolas dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (12/3/2023).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Regional
Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Regional
Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com