Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gibran Tata Kampung Batik Kauman Solo Tahun Ini: Jalannya Kan "Offroad"

Kompas.com - 10/03/2023, 17:12 WIB
Labib Zamani,
Khairina

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan Kampung Batik Kauman akan ditata mulai tahun ini.

Kampung Batik Kauman merupakan salah satu destinasi wisata di Solo yang berada di Kecamatan Pasar Kliwon.

"(Kampung Batik) Kauman mau kita tata ya," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/3/2023).

Baca juga: Bima Arya Ajak Wali Kota Seluruh Indonesia Kunjungi Kampung Batik Kauman Solo

Rencana penataan Kampung Batik Kauman sudah mengemuka dua tahun lalu saat Gibran meninjau kawasan tersebut.

Tetapi, karena banyak anggaran yang difokuskan penanganan Covid-19, sehingga baru dapat dilaksanakan tahun ini.

"Lha kemarin kena recofusing terus. Insya Allah tahun ini ya (penataan Kampung Batik Kauman)," ungkap suami Selvi Ananda.

Baca juga: Blusukan ke Kampung Batik Kauman, Puan Maharani Nilai Jaga Keaslian Tak Perlu Revitalisasi

Menurut putra sulung Presiden Jokowi, penataan ini akan meliputi semuanya, mulai kawasan pedestrian, kampungnya, dan lain-lain.

Dia menambahkan, penataan Kampung Batik Kauman merupakan permintaan dari komunitas kampung batik Kauman. Sebab jalan kampung batik tersebut kondisinya tidak rata.

"Jalannya itu (Kampung Batik Kauman) kan offroad," jelasnya.

Disinggung terkait anggaran penataan itu, Gibran mengaku rahasia. Dia mengatakan kalau anggaran yang disiapkan cukup untuk menata kawasan wisata di Solo itu.

"Anggaran wis dicepakke (anggarannya sudah disiapkan)," kata dia.

Di samping Kampung Batik Kauman, Gibran juga akan menata Pasar Kabangan di sekitar Kampung Batik Laweyan di Kecamatan Laweyan.

Rencananya pasar tradisional yang berada di Jalan Radjiman akan digunakan sebagai lokasi parkir bus pariwisata.

"Jadi wisatawan-wisatawan bisa parkir di sana jalan kaki menikmati nuansa Kampung Batik Laweyan," terang Gibran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Regional
Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau Bagi Petani

Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau Bagi Petani

Regional
Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Regional
Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

Regional
Sindir Pemerintah, Warga 'Panen' Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Sindir Pemerintah, Warga "Panen" Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Regional
Pria Ini Curi Sekotak Susu karena Anaknya Menangis Kelaparan, Dibebaskan dan Diberi 13 Kotak

Pria Ini Curi Sekotak Susu karena Anaknya Menangis Kelaparan, Dibebaskan dan Diberi 13 Kotak

Regional
Saat Dua Bule Eropa Ikut Halalbihalal di Magelang, Awalnya Dikira Pesta Pernikahan

Saat Dua Bule Eropa Ikut Halalbihalal di Magelang, Awalnya Dikira Pesta Pernikahan

Regional
Pilkada Nunukan, Ini Syarat Dukungan Jalur Partai dan Independen

Pilkada Nunukan, Ini Syarat Dukungan Jalur Partai dan Independen

Regional
Pilkada Kabupaten Semarang, Belum Ada Partai yang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati

Pilkada Kabupaten Semarang, Belum Ada Partai yang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati

Regional
Protes, Pria Berjas dan Berdasi di Palembang Mandi di Kubangan Jalan Rusak

Protes, Pria Berjas dan Berdasi di Palembang Mandi di Kubangan Jalan Rusak

Regional
Sebuah Mobil Terlibat Kecelakaan dengan 4 Motor, Awalnya Gara-gara Rem Blong

Sebuah Mobil Terlibat Kecelakaan dengan 4 Motor, Awalnya Gara-gara Rem Blong

Regional
Rektor Unpatti Bantah Aksi Mahasiswa, Jamin Ada Ruang Aman di Kampus

Rektor Unpatti Bantah Aksi Mahasiswa, Jamin Ada Ruang Aman di Kampus

Regional
Terjadi Lagi, Rombongan Pengantar Jenazah Cekcok dengan Warga di Makassar

Terjadi Lagi, Rombongan Pengantar Jenazah Cekcok dengan Warga di Makassar

Regional
Berhenti di Lampu Merah Pantura, Petani di Brebes Tewas Jadi Korban Tabrak Lari

Berhenti di Lampu Merah Pantura, Petani di Brebes Tewas Jadi Korban Tabrak Lari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com