Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkosa dan Rampas Barang Teman Kencannya, Mahasiswa di Salatiga Ditangkap

Kompas.com - 09/03/2023, 15:16 WIB
Dian Ade Permana,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SALATIGA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa di Kota Salatiga ditangkap anggota Satreskrim Polres Salatiga. Pelaku melakukan pemerkosaan dan merampas tas milik korban.

Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan mengatakan pelaku bernama Walengga merupakan warga Tolikara Papua. Saat ini pelaku kos di Jalan Seruni Sidorejo.

"Untuk korban inisial NP (28) warga Wonosamudro Kabupaten Boyolali," jelasnya dalam rilis ungkap kasus di Pendopo Mapolres Salatiga, Jumat (9/3/2023).

Baca juga: Ada Luka Tusuk di Leher, Ibu Muda di Cimahi Diduga Korban Pembunuhan dan Pemerkosaan

Kejadian bermula saat pelaku mengirim pesan ke korban melalui laman Facebook.

"Pada Rabu (22/2/2023) korban di-booking pelaku melalui akun Findyou dan deal dengan harga Rp 800.000. Mereka sepakat untuk bertemu di SPBU Jalan Patimura Salatiga," kata Feria.

"Kemudian dengan alasan mengajak korban ke kost pelaku di Kemiri Salatiga. Keduanya berboncengan sepeda motor. Namun pelaku justru mengajak korban ke lahan kosong," imbuhnya.

Di kebun tersebut, pelaku mengancam akan membunuh korban menggunakan pisau yang sudah disiapkan di dalam jok motor pelaku.

"Sehingga korban ketakutan dan terpaksa melayani pelaku di area kebun lahan kosong tersebut," kata Feria.

Selesai menyetubuhi korban, pelaku mengambil tas korban yang berisi uang tunai Rp 350.000 dan ponsel merek Vivo.

"Pelaku selanjutnya meninggalkan korban di tengah kebun," paparnya.

Korban berusaha mengejar pelaku namun terpeleset dan terjatuh.

"Lalu korban berjalan kaki menuju jalan raya hingga bertemu dengan saksi untuk meminta pertolongan dan melapor ke Polres Salatiga," ungkap Feria.

Baca juga: Sopir Bus Mamminasata Perkosa Penumpangnya yang Berumur 15 Tahun, Awalnya Korban Minta Diantar Pulang

Berdasar laporan tersebut, kata Feria, Satreskrim Polres Salatiga melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

"Karena melakukan pemerkosaan dan pencurian disertai kekerasan terhadap orang, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 KUH Pidana dan Pasal 365 KUHPidana, pelaku diancam hukuman penjara selama-lamanya dua belas tahun penjara," kata dia.

Dari keterangan pelaku, dia sudah dua kali melakukan perbuatan serupa.

"Ini masih kita dalam lagi, karena pelaku sudah ada niat melakukan kejahatan. Dari mengajak ke hotel lalu belok ke kebun dengan alasan di kos tersebut, sudah ada niat jahat," kata Feria.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

PLN Berupaya Tingkatkan Pasokan Listrik di Wilayah Sulawesi

PLN Berupaya Tingkatkan Pasokan Listrik di Wilayah Sulawesi

Regional
Siswi SMP di Bima Disekap 3 Hari dan Dicekoki Sabu-sabu

Siswi SMP di Bima Disekap 3 Hari dan Dicekoki Sabu-sabu

Regional
7 Warga di Lombok Tengah Pesta Sabu, 1 Pelaku Wanita Caleg PAN

7 Warga di Lombok Tengah Pesta Sabu, 1 Pelaku Wanita Caleg PAN

Regional
Cerita Penyintas Erupsi Gunung Marapi, Hadapi Hujan Batu hingga Terjebak Asap Hitam dan Debu

Cerita Penyintas Erupsi Gunung Marapi, Hadapi Hujan Batu hingga Terjebak Asap Hitam dan Debu

Regional
6 Orang Jadi Tersangka Pencurian Gading Kerajaan Nita, 1 Pelaku Adik Korban

6 Orang Jadi Tersangka Pencurian Gading Kerajaan Nita, 1 Pelaku Adik Korban

Regional
Anies Baswedan Kenalkan Program 'Pasar Amin' sebagai Solusi Harga Pangan Mahal

Anies Baswedan Kenalkan Program "Pasar Amin" sebagai Solusi Harga Pangan Mahal

Regional
Bubarkan Bentrokan Warga di Bima, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan

Bubarkan Bentrokan Warga di Bima, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan

Regional
Jelang Natal 2023, Bupati Tamba Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Jelang Natal 2023, Bupati Tamba Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Regional
Bayi Perempuan Ditemukan di Kolong Jembatan Gunungpati Semarang, Ditutupi Daun Jati

Bayi Perempuan Ditemukan di Kolong Jembatan Gunungpati Semarang, Ditutupi Daun Jati

Regional
Warga Yahukimo Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher

Warga Yahukimo Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher

Regional
KPU Kabupaten Semarang Bakal Rekrut 23.457 KPPS, Syarat Utama Tes Kesehatan

KPU Kabupaten Semarang Bakal Rekrut 23.457 KPPS, Syarat Utama Tes Kesehatan

Regional
Datangi Pasar di Bengkulu, Anies Dengarkan Keluhan Pedagang Sembako

Datangi Pasar di Bengkulu, Anies Dengarkan Keluhan Pedagang Sembako

Regional
Jokowi Sebut Harga Bawang dan Cabai di NTT Lebih Murah dari Jawa

Jokowi Sebut Harga Bawang dan Cabai di NTT Lebih Murah dari Jawa

Regional
Dua-Tiga Tahun ke Depan, Pemprov Sulsel Targetkan Hasilkan 1 Miliar Pohon Pisang

Dua-Tiga Tahun ke Depan, Pemprov Sulsel Targetkan Hasilkan 1 Miliar Pohon Pisang

Regional
2 Desa di Bima Bentrok, Rumah Dibakar dan 1 Warga Terluka

2 Desa di Bima Bentrok, Rumah Dibakar dan 1 Warga Terluka

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com