Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota Polisi di Kupang Dibacok Warga gara-gara Bertengkar Masalah Tanah

Kompas.com - 08/03/2023, 19:13 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Andi Hartik

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Brigadir Polisi Satu (Briptu) Krispinus Nahak, anggota Kepolisian Sektor Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dibacok mengunakan sebilah parang oleh warga setempat bernama Lukas Eklopas Libing.

Krispinus yang tinggal di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, dibacok tetangganya itu gara-gara masalah tanah.

Informasi itu dibenarkan Kepala Kepolisian Resor Kupang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) FX Irwan Arianto.

"Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 06.30 Wita," ungkap Irwan kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/3/2023).

Baca juga: Seberangi Sungai Saat Banjir, Pria di Kupang Ditemukan Tewas

Irwan menuturkan, kejadian itu bermula ketika korban mengantar dua orang temannya, Sony dan Wiron, ke rumah pelaku Lukas.

Saat tiba, mereka bertemu pelaku yang masih duduk di samping meja biliar miliknya. Tak berselang lama, korban dan pelaku bertengkar masalah tanah.

Baca juga: Nekat Seberangi Sungai Saat Banjir, Pemuda di Kupang Terseret Arus dan Hilang

Pelaku yang merasa tersinggung dan emosi langsung mengambil sebilah parang miliknya dan mengayunkan ke arah korban.

Akibat bacokan itu, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka pada pergelangan tangan kanan, jari kelingking bagian kanan dan kiri, juga luka pada bagian bawah bibir, luka goresan pada bahu sebelah kiri dan luka goresan pada tangan kiri.

Beruntung, sejumlah warga berhasil melerai pelaku. Korban yang terluka parah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Siloam Kupang.

Sedangkan pelaku diamankan warga dan dibawa ke Markas Kepolisian Sektor Kupang Tengah.

"Kasus ini sedang ditangani anggota dan akan kita sampaikan perkembangannya," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Regional
Erupsi Gunung Ruang, PVMBG: Ada 2 Kampung Terdekat Berjarak 2,5 Km

Erupsi Gunung Ruang, PVMBG: Ada 2 Kampung Terdekat Berjarak 2,5 Km

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Regional
Cekcok Pemuda Berujung Saling Serang di Kota Tual Maluku, 1 Korban Tewas

Cekcok Pemuda Berujung Saling Serang di Kota Tual Maluku, 1 Korban Tewas

Regional
Ayah Perkosa Anak Kandung Sampai Hamil di Banten, Sempat Temani Persalinan

Ayah Perkosa Anak Kandung Sampai Hamil di Banten, Sempat Temani Persalinan

Regional
Melihat Kesibukan Warga Jawa Tondano Menyambut 'Bakdo Kupat'

Melihat Kesibukan Warga Jawa Tondano Menyambut "Bakdo Kupat"

Regional
Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Regional
Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Regional
Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Regional
Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Regional
Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Regional
Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Regional
Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com