Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wapres Minta Guru Ngaji Dilibatkan dalam Penurunan Angka Stunting di Sulbar

Kompas.com - 24/02/2023, 20:33 WIB
Himawan,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MAMUJU, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta pemerintah provinsi Sulawesi Barat dan jajarannya melibatkan tokoh agama dalam mengurangi angka stunting yang saat ini cukup tinggi.

Ma'ruf menganggap dengan melibatkan para pemuka agama, sosialisasi mengenai bahaya stunting lebih mudah diterima masyarakat.

"Saya kira pelibatan majelis taklim atau tokoh agama itu penting. Sebab mereka itu kan orang yang mudah didengar oleh masyarakat. Apalagi Sulbar ini kan daerah agamis," kata Ma'ruf usai memantau layanan posyandu anak di Mamuju, Sulbar, Jumat (24/2/2023). 

Baca juga: Angka Stunting di Sulbar Tertinggi Kedua di Indonesia, Wapres: Ini Masalah Besar

Selain tokoh agama, Ma'ruf juga meminta agar guru ngaji yang berada di daerah dilibatkan. Hal ini mengingat para guru ngaji memiliki pengaruh dan kedekatan emosional dengan warga.

Menurutnya, penanganan stunting dengan pendekatan keagamaan juga sangat penting. Pasalnya, dalam agama, hal-hal berbahaya harus dihilangkan. 

"Stunting itu dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya karena akan menyebabkan pertumbuhan anak tidak baik. Nanti SDM terganggu dan itu bahaya. Dan bahaya dalam agama itu harus dihilangkan," ujar Ma'ruf. 

Sebelumnya diberitakan angka prevalensi stunting di Sulawesi Barat terus meningkat hingga 35 persen sejak empat tahun terakhir. Kondisi ini Wapres Ma'ruf Amin khawatir. 

Hal ini diungkapkan Ma'ruf saat melakukan rapat koordinasi percepatan penurunan stunting di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Sulbar, Kamis (23/2/2023).

Dalam rapat tersebut, Ma'ruf menyoroti kenaikan angka stunting sebesar 1,2 persen di Sulbar pada 2022. Jumlah ini membuat Sulbar menjadi provinsi dengan angka stunting tertinggi kedua di Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Regional
Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Regional
Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Regional
Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Regional
Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Regional
Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Regional
La Nina Ancam Indonesia, 33 Desa Rawan Bencana di Babel Waspada

La Nina Ancam Indonesia, 33 Desa Rawan Bencana di Babel Waspada

Regional
Pemkab Blora Sediakan Total Hadiah Rp 100 Juta untuk Konsumen yang Rajin Bayar Pajak Restoran

Pemkab Blora Sediakan Total Hadiah Rp 100 Juta untuk Konsumen yang Rajin Bayar Pajak Restoran

Regional
Oknum Dosen Unram yang Lecehkan Mahasiswi Diusulkan Diberhentikan

Oknum Dosen Unram yang Lecehkan Mahasiswi Diusulkan Diberhentikan

Regional
Selingkuh hingga Punya Anak, 2 Guru ASN di NTT Diperiksa

Selingkuh hingga Punya Anak, 2 Guru ASN di NTT Diperiksa

Regional
Lawang Sewu Semarang Adakan Tur Malam 2024, Berikut Paketnya

Lawang Sewu Semarang Adakan Tur Malam 2024, Berikut Paketnya

Regional
Panik Terlilit Utang, Tenaga Honorer di Lombok Timur Bunuh Istri

Panik Terlilit Utang, Tenaga Honorer di Lombok Timur Bunuh Istri

Regional
Polemik Lahan Adat untuk Tambang di Papua, Kuasa Hukum BLN: Klien Kami adalah Investor

Polemik Lahan Adat untuk Tambang di Papua, Kuasa Hukum BLN: Klien Kami adalah Investor

Regional
Potret Festival Tas Nusantara di Solo, Pertama di Indonesia, Libatkan 42 Kreator, dan Diikuti Delegasi India

Potret Festival Tas Nusantara di Solo, Pertama di Indonesia, Libatkan 42 Kreator, dan Diikuti Delegasi India

Regional
9 Fakta Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Jawa Tengah

9 Fakta Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Jawa Tengah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com