Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Motif Pria Potong Kemaluan Sendiri di Sikka, Diduga Stres karena Terlibat Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

Kompas.com - 12/02/2023, 13:14 WIB
Maya Citra Rosa

Editor

KOMPAS.com - Seorang pria berinisial YDB (32) nekat memotong kemaluan sendiri diduga lantaran stres karena terlibat kasus pencabulan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga Dusun Hepang, Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, NTT ini diduga akan melakukan aksi bunuh diri dengan potong kemaluan sendiri, pada Sabtu (11/2/2023).

Kronologi kejadian

Kapolsek Bola Muhammad Dong Said mengatakan, saat ini YDB sudah dilarikan ke rumah sakit akibat aksinya potong kemaluan sendiri di dalam kamar mandi.

"Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 13.00 Wita, percobaan bunuh diri ini dilakukan di dalam kamar mandi milik korban," ujarnya.

Said mengungkapkan, peristiwa itu berawal ketika korban sedang mengobrol dengan warga lain, lalu tiba-tiba pamit untuk mandi.

Baca juga: Diduga Hendak Bunuh Diri dengan Potong Kemaluan, Pria di Sikka Dilarikan ke RS

Tak berselang lama, seorang warga yang hendak ke kamar mandi mendapati korban tergeletak di depan pintu kamar mandi dengan bersimbah darah.

"Saat kejadian saksi menemukan (korban), di bagian selangkangan sekitar alat kelamin korban keluar darah," jelasnya.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan, warga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Habibola untuk mendapat perawatan medis.

"Saat ini korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tc. Hillers Maumere," katanya.

Menurutnya, kasus persetubuhan anak dibawah umur yang melibatkan YDB sudah dilaporkan keluarga ke Mapolres Sikka dan rencananya YDB akan dijemput Polisi Senin, 13 Februari 2023.

"Dia ada kasus, beberapa hari yang lalu dilaporkan ke Polres Sikka masalah kasus persetubuhan anak dibawah umur, jadi sudah dalam proses," ujarnya dilansir dari Pos-Kupang.com, Minggu.

Baca juga: Tak Percaya Diri dengan Ukuran Kemaluan, Alasan Pemilik Rental PS di Kalsel Sodomi 2 Anak

Aparat juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, berupa sebilah parang, satu baju kaos warna hitam, dan alat kelamin korban yang terpotong.

Rencananya hari senin ini kami akan jemput dia bawa ke Polres, tiba-tiba mungkin dengan kasus ini dia stres sehingga pamit ke kamar mandi dan memotong alat sensitifnya," Tambahnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Maumere, Serafinus Sandi Hayon Jehadu | Editor : Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Diduga Stres Terlibat Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, Pria di Sikka Potong Alat Kelamin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahuan Curi Uang Pedagang, Residivis Copet di Palembang Tusuk Bokong Korban

Ketahuan Curi Uang Pedagang, Residivis Copet di Palembang Tusuk Bokong Korban

Regional
Kota Jambi Mulai Tertutup Kabut Asap Kebakaran Lahan dari Sumsel

Kota Jambi Mulai Tertutup Kabut Asap Kebakaran Lahan dari Sumsel

Regional
Edarkan Uang Palsu, 2 Warga Bima Diringkus Polisi Saat Akan Kabur

Edarkan Uang Palsu, 2 Warga Bima Diringkus Polisi Saat Akan Kabur

Regional
Tiga ASN di Kota Semarang Ketahuan Tak Netral, Ada yang Dipecat

Tiga ASN di Kota Semarang Ketahuan Tak Netral, Ada yang Dipecat

Regional
Jelang Pemilu 2024, Menag Yaqut Minta Agama Tak Ditunggangi Aktor-aktor Poltik

Jelang Pemilu 2024, Menag Yaqut Minta Agama Tak Ditunggangi Aktor-aktor Poltik

Regional
Semarang Ranking Ke-5 Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia, Ini Kata Anak Muda Kota Lumpia

Semarang Ranking Ke-5 Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia, Ini Kata Anak Muda Kota Lumpia

Regional
Pelajar Jadi Pelaku Vandalisme di Kota Solo, Tinggalkan Jejak Nama hingga Pengakuan Cinta

Pelajar Jadi Pelaku Vandalisme di Kota Solo, Tinggalkan Jejak Nama hingga Pengakuan Cinta

Regional
Kronologi Puluhan Siswa SD Keracunan di Bandung Barat, 1 Tewas Diduga akibat Jajanan Cimin

Kronologi Puluhan Siswa SD Keracunan di Bandung Barat, 1 Tewas Diduga akibat Jajanan Cimin

Regional
Gara-gara 'Curanrek', Mahasiswa di Lampung Dikeroyok Temannya

Gara-gara "Curanrek", Mahasiswa di Lampung Dikeroyok Temannya

Regional
Pengosongan Pulau Rempang Ditunda, Warga: Apakah Tidak Bisa Setop Masalah Penggusuran Ini?

Pengosongan Pulau Rempang Ditunda, Warga: Apakah Tidak Bisa Setop Masalah Penggusuran Ini?

Regional
Baliho '2024 Jatahnya Pak Prabowo Subianto' di Depan Bea Cukai Tak Dianggap Pelanggaran

Baliho "2024 Jatahnya Pak Prabowo Subianto" di Depan Bea Cukai Tak Dianggap Pelanggaran

Regional
Lambung Tangki Truk Bocor, Warga Konawe Berebut Tumpahan Solar

Lambung Tangki Truk Bocor, Warga Konawe Berebut Tumpahan Solar

Regional
Buron Kasus Jambret, Pria di Kupang Ditangkap Usai Menikah

Buron Kasus Jambret, Pria di Kupang Ditangkap Usai Menikah

Regional
Terciduk Bawa Senjata Api Rakitan, Pria di Tapin Ditangkap

Terciduk Bawa Senjata Api Rakitan, Pria di Tapin Ditangkap

Regional
Korban Tewas Kebakaran Warteg di Gambir Jakarta Dimakamkan di Tegal

Korban Tewas Kebakaran Warteg di Gambir Jakarta Dimakamkan di Tegal

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com