Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Warga di Banyuwangi Ambrol, Perabotan Dapur Berjatuhan ke Sungai

Kompas.com - 12/02/2023, 11:52 WIB
Rizki Alfian Restiawan,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sebuah bangunan rumah berlantai dua milik Didik Winarno (55), warga Kelurahan Pengantigan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, ambrol.

Rumah yang berada di bantaran sungai Kalilo itu, ambrol akibat hujan deras yang melanda kawasan Banyuwangi kota, pada Sabtu (11/2/2023) sore. Curah hujan yang tinggi membuat volume air di sungai Kalilo meningkat hingga menggerus dinding sungai, yang kemudian menyebabkan tanah longsor.

Longsor itu tidak hanya membuat bangunan rumah saja yang rusak. Namun banyak perabotan di dapur ikut hilang berjatuhan ke sungai.

Baca juga: Penyangga Ambrol, Jembatan di Purwokerto Ditutup Total

Didik Winarno mengatakan, saat kejadian itu berlangsung dirinya bersama sang istri sedang berada di toko depan rumah.

Dia kaget, tiba-tiba mendengar suara keras yang berasal dari belakang rumah. Setelah dicek ternyata sebagian bangunan rumahnya sudah hilang.

"Tahu-tahu dengar suara keras dari belakang, setelah dilihat sebagian bangunan sudah amblas ke sungai," kata Didik, Minggu (12/2/2023).

Beruntung, Didik dan keluargannya selamat dalam peristiwa itu. Hanya saja dia mengaku rugi puluhan juta dari longsoran itu.

“Saya bangunnya habis sekitar Rp 70 juta. Belum lagi perabotan rumah yang ikut hanyut,” ungkap Didik.

Didik mengungkapkan, ambrolnya bangunan rumahnya bukan pertama kali terjadi. Beberapa tahun sebelumnya, sebagian bangunan rumahnya juga pernah ambrol Hal ini karena posisinya tepat berada di bantaran sungai Kalilo.

“Sekitar 7 atau 8 tahun yang lalu pernah ambrol,” ujar Didik.

Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

"Namun kejadian ini menutup gang yang menjadi akses keluar masuk warga. Sehingga warga harus memutar lebih jauh," ucap Kusmin.

Pihaknya saat ini tengah fokus koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan musibah ini.

"Kami berkoordinasi dengan BPBD Banyuwangi dan instansi terkait untuk penanganan kejadian ini,” tandas Kusmin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com