Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keraton Solo Beri Restu ke Gibran Lakukan Revitalisasi

Kompas.com - 08/02/2023, 12:34 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/2/2023).

Pertemuan ini membahas tindak lanjut dari revitalisasi Keraton Kasunanan Solo, yang akan mulai dikerjakan pada 2023 ini. Diketahui anggaran revitalisasi berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Baca juga: Pastikan Revitalisasi Keraton Solo Dikerjakan Tahun Ini, Gibran Sebut Anggaran dari Kementerian PUPR

Pertemuan selama kurang lebih satu jam itu membahas soal persetujuan revitalisasi dari pihak Keraton Kasunanan Solo. Selain itu, Purbaya juga menyerahkan kajian master plan pembangunan yang akan digunakan menjadi bahan kajian dari PUPR.

Akan tetapi, setelah pertemuan ini, KGPH Purbaya yang sudah ditetapkan sebagai Putra Mahkota Keraton Kasunanan Solo, tidak mau berkomentar dan langsung meninggalkan Balai Kota Solo.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjelaskan bahwa setelah pertemuan ini, menandakan sudah ada izin dari Raja Keraton Solo, SISKS Pakubuwana (PB) XIII Hangabehi.

"Ini sudah beres semua. Sudah ya. (Master Plan) Ini perintah langsung dari Sinuhun (PB XIII)," kata Gibran Rakabuming Raka setelah pertemuan sambil menunjukan master plan tersebut.

Terkait master plan, Gibran menjelaskan rujukan dari Keraton Solo akan menjadi bahan tambahan dari PUPR dalam melakukan kajian pembangunan cagar budaya tersebut.

"Setelah ini rapat lagi dengan PUPR, sama desainnya, tidak bisa diubah," jelasnya

Baca juga: Gibran Ungkap Adanya Arahan Jokowi Setelah Dua Kubu yang Berkonflik di Keraton Solo Berdamai

Teknis pembangunan, Gibran mengatakan akan dilaksanakan secara bertahap. Ia juga memperkirakan pembangunan akan memakan waktu lebih lama.

"Bertahap, yang penting anggaran sudah ada. Sudah dapat ini (master plan) bisa langsung gerak. (Pembangunan) tahun ini, anggaran tahun ini," jelasnya.

"Kalau kita pengin menyeluruh, bertahap, tapi jangan dipikir berapa tahun lamanya. Tapi kita mulainya, ini sudah mulai. Sama kayak Mangkunegaran," lanjutnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com