Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Didampingi Kuasa Hukum, Perawat Penggunting Jari Bayi di Palembang Temui Keluarga Korban

Kompas.com - 07/02/2023, 17:18 WIB
Aji YK Putra,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com- Setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus terpotongnya jari kelingking bayi delapan bulan inisial AR, DN oknum perawat Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang akhirnya menemui keluarga korban, Selasa (7/2/2023).

DN datang ke ruang perawatan bersama kuasa hukumnya Darmadi Djufri beserta Wakil Direktur SDM Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang bersilaturahmi dan meminta maaf secara langsung kepada pihak keluarga atas insiden tersebut.

Darmadi mengklaim, pihak keluarga AR sudah menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah sehingga berharap kejadian itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Keluarga korban menerima kedatangan kami, bahkan sama-sama berangkulan (antara keluarga dan pelaku. Mereka sudah melihat kejadian ini sebagai musibah,” kata Darmadi, usai pertemuan.

Baca juga: Jari Kelingking Bayi yang Terputus Sudah Dioperasi, Pihak RS Minta Keluarga Korban Selesaikan Secara Kekeluargaan

Menurut Darmadi, status tersangka yang kini disandang oleh DN merupakan kewenangan dari penyidik di kepolisian.

Mereka akan mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku termasuk datang untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Kami hormati, karena itu kewenangan penyidik. Tapi tidak menutup kemungkinan kedua belah pihak sepakat damai, pendekatan persuasif tetap dilakukan. Penyidik juga harus melihat kasus ini secara profesional,” ujarnya.

Terpisah, kuasa hukum keluarga korban Titis Rachmawati mengaku mereka saat ini masih fokus dengan kesembuhan AR setelah menjalani operasi penyambungan jari yang terpotong oleh DN.

Namun, Titis menegaskan hingga saat ini belum ada rencana dari keluarga korban untuk mencabut laporan.

“Saya dari Sahabat Hotman sudah membesuk langsung. Sampai saat ini, sudah konfirmasi bahwa dia belum fokus bicara mencabut laporan ataupun mediasi. Sekarang masih fokus pengobatan dulu sampai sembuh,“ kata Titis.

Baca juga: Kronologi Kelingking Bayi di Palembang Tergunting hingga Putus Saat Perawat Ganti Selang Infus

Dengan penetapan DN sebagai tersangka, TItis begitu mengapresiasi kinerja penyidik dari Polrestabes Palembang.

"Saya ucapkan terima kasih, sangat cepat pihak kepolisian dalam menghadapi kasus ini. Sehingga terlihat polisi sangat profesional, terima kasih kepada Polrestabes Palembang yang sudah proaktif dalam menangani kasus ini," ujarnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

14 Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Melarikan Diri

14 Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Melarikan Diri

Regional
Judi Sabung Ayam di Jayapura Digerebek, 4 Orang Diamankan

Judi Sabung Ayam di Jayapura Digerebek, 4 Orang Diamankan

Regional
Viral Video Separuh Jamaah Pergi Saat Khatib Bahas Kecurangan Pemilu di Bantul

Viral Video Separuh Jamaah Pergi Saat Khatib Bahas Kecurangan Pemilu di Bantul

Regional
Kena Ledakan Petasan, Kaki Warga di Magelang Terluka Parah

Kena Ledakan Petasan, Kaki Warga di Magelang Terluka Parah

Regional
Kecapekan Berenang, Seorang Anak Perempuan Pingsan di Pantai Pangandaran

Kecapekan Berenang, Seorang Anak Perempuan Pingsan di Pantai Pangandaran

Regional
Adakan Open House, Pj Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Jaga Silaturahmi dan Kekompakan

Adakan Open House, Pj Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Jaga Silaturahmi dan Kekompakan

Regional
1.722 Napi di Babel Terima Remisi, Negara Hemat Uang Makan Rp 81,2 Miliar

1.722 Napi di Babel Terima Remisi, Negara Hemat Uang Makan Rp 81,2 Miliar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Regional
Danramil Aradide Diduga Ditembak OPM Paniai yang Dipimpin Matias Gobay

Danramil Aradide Diduga Ditembak OPM Paniai yang Dipimpin Matias Gobay

Regional
Nekat Lalui Perlintasan Tanpa Palang, Mobil Pemudik Hancur Ditabrak Kereta Api di Madiun

Nekat Lalui Perlintasan Tanpa Palang, Mobil Pemudik Hancur Ditabrak Kereta Api di Madiun

Regional
Pemudik Motor Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni

Pemudik Motor Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni

Regional
Cerita Pemudik Tempuh 330 Km dari Lampung Bawa Duku dan Hasil Kebun Buat Tetangga

Cerita Pemudik Tempuh 330 Km dari Lampung Bawa Duku dan Hasil Kebun Buat Tetangga

Regional
Drainase Mampet, Pemukiman Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir

Drainase Mampet, Pemukiman Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir

Regional
Libur Lebaran di Pantai Widuri Padat Pengunjung, Tiap Hari Ada yang Lapor Anak Hilang

Libur Lebaran di Pantai Widuri Padat Pengunjung, Tiap Hari Ada yang Lapor Anak Hilang

Regional
Lebaran Hari Kedua, 41.280 Orang Menyeberang ke Merak

Lebaran Hari Kedua, 41.280 Orang Menyeberang ke Merak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com