Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bayi Perempuan yang Baru Dilahirkan Ditemukan dalam Masjid, Diletakkan Bersama 2 Kotak Susu

Kompas.com - 06/02/2023, 19:54 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Khairina

Tim Redaksi

MARABAHAN, KOMPAS.com - Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga Desa Tamban, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel) diletakkan didalam sebuah masjid.

Kepala Seksi Humas Polres Barito Kuala AKP Abdul Malik mengatakan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak menyalakan lampu masjid sebelum melaksanakan sholat subuh.

"Sewaktu ada warga yang mau melaksanakan sholat subuh kemudian menyalakan lampu dan melihat bayi perempuan berada di saf perempuan," ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi, Senin (6/2/2023).

Baca juga: Bayi Anoa Raden Lahir dengan Operasi Caesar di Pusat Penangkaran Manado

Atas temuan bayi tersebut, warga kemudian melaporkan ke Kepala Desa Tamban dan juga pihak kepolisian.

Karena khawatir akan kondisinya, bayi malang yang diduga dibuang orangtuanya itu kemudian dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan puskesmas, kondisi bayi tersebut dipastikan dalam keadaan sehat dan diperkirakan berumur belum 1 bulan.

"Kondisi bayi dalam keadaan sehat, Jenis kelamin perempuam, umur sekitar 15 hari- 1 bulan, berat badan 2.655 gram, tinggi badan 46 sentimeter, tali pusar sudah dalam keadaan terputus," jelasnya.

Baca juga: Pacar Kabur, Gadis 19 Tahun di Situbondo Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Mayatnya Dibuang ke Parit

Malik menambahkan, bayi diletakkan bersama beberapa barang bukti lainnya seperti dua kotak susu dan gendongan.

"Ada 2 kotak susu SGM sama 1 botol susu. Bedak bayi, minyak telon, gendongan bayi dan barang bukti lainnya," tambahnya.

Agar kondisinya bisa terkontrol, bayi untuk sementara dititipkan di rumah salah satu warga.

"Sementara dititipkan di rumah warga dan untuk pelakunya masih dalam penyelidikan," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Regional
Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Regional
Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Regional
Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Regional
Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Regional
Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Regional
SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

Regional
Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Regional
Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan 'Stunting' dan Kemiskinan Ekstrem

Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan "Stunting" dan Kemiskinan Ekstrem

Regional
Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Regional
Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Regional
Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Regional
Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Regional
Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Regional
Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com