Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kantor Ekspedisi di Rangkasbitung Dibobol Maling, Sejumlah Paket Berisi Handphone Dicuri

Kompas.com - 02/02/2023, 15:45 WIB
Acep Nazmudin,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

LEBAK, KOMPAS.com- Kantor ekspedisi SiCepat cabang Rangkasbitung, Lebak, Banten, dibobol kawanan maling, Kamis (2/2/2023) dini hari.

Pelaku membongkar sejumlah paket milik konsumen dan mencuri isinya.

Paket yang dicuri tersebut di antaranya berisi handphone dan barang berharga lainnya.

"Beberapa paket berisi handphone dibuka, kemudian diambil isinya saja. Sepertinya pelaku pilih paket yang nilai jualnya tinggi," kata Kepala Ekspedisi SiCepat Cabang Rangkasbitung, Iman kepada wartawan, Kamis.

Baca juga: Curi Paket Berisi Ponsel di Kantor Ekspedisi, Pasutri di Probolinggo Ditangkap

Iman mengatakan, setidaknya ada sekitar 700 paket di kantor SiCiepat Rangkasbitung pada saat kejadian. Ratusan paket itu rencananya akan didistribusikan konsumen pada Kamis pagi.

Aksi pencurian tersebut diketahui pertama kali oleh kurir yang hendak masuk toko untuk absensi dan melakukan pengantaran barang.

Namun mereka dikagetkan dengan paket yang berantakan dan sebagian sudah dibuka.

Kantor SiCepat Rangkasbitung dibobol maling, Kamis (2/2/2023) dini hari.KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN Kantor SiCepat Rangkasbitung dibobol maling, Kamis (2/2/2023) dini hari.

Dari pantauan CCTV, pelaku masuk ke kantor dengan cara membobol pintu belakang.

"Pelakunya dua orang, menggunakan penutup kepala dan masker," kata dia.

Selain mengambil paket, pelaku juga sempat mencabut kabel CCTV dan menghapus rekaman CCTV sehingga aksinya mereka di dalam ruangan tidak terekam.

Baca juga: Kronologi Pria di Probolinggo Mengamuk dan Bacok 2 Warga, Salah Satu Korbannya Pekerja Jasa Ekspedisi

Menurut Iman, ini adalah kali kedua kantor SiCepat Rangkasbitung dibobol maling setelah sebelumnya terjadi apda Desember 2022 lalu.

Karena peristiwa ini, SiCiepat Rangkabitung meliburkan pengiriman dan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan SiCepat pusat terkait nasib paket konsumen yang dicuri.

Sementara Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Andi Kurniady mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

"Sudah diperiksa saksi dan juga CCTV, akan kita umumkan setelah ada hasilnya," kata dia saat dikonfirmasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Regional
Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pendemo: Itu Respon Alamiah

Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pendemo: Itu Respon Alamiah

Regional
Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian di Sukoharjo Terencana, Pelaku Gasak Uang THR dan Motor Milik Korban

Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian di Sukoharjo Terencana, Pelaku Gasak Uang THR dan Motor Milik Korban

Regional
Penusuk Sopir Batik Solo Trans Ditangkap, Pelaku Kubur Pisau di Kebun Belakang Rumah

Penusuk Sopir Batik Solo Trans Ditangkap, Pelaku Kubur Pisau di Kebun Belakang Rumah

Regional
Mawardi-Harnojoyo Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Cagub-Cawagub Sumsel di PAN dan PDI-P

Mawardi-Harnojoyo Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Cagub-Cawagub Sumsel di PAN dan PDI-P

Regional
Sekolah Diliburkan, Ribuan Guru Unjuk Rasa di Kantor Bupati Merauke

Sekolah Diliburkan, Ribuan Guru Unjuk Rasa di Kantor Bupati Merauke

Regional
Pengakuan Pria yang Bunuh Mantan Istri di Kota Mataram, Sakit Hati dan Cemburu

Pengakuan Pria yang Bunuh Mantan Istri di Kota Mataram, Sakit Hati dan Cemburu

Regional
KPU Buka Lowongan 2.880 PPK untuk Pilkada Jateng 2024, Berikut Syaratnya

KPU Buka Lowongan 2.880 PPK untuk Pilkada Jateng 2024, Berikut Syaratnya

Regional
Kronologi KA Rajabasa Tabrak Bus di OKU Timur, Sopir dan Kernet Kabur

Kronologi KA Rajabasa Tabrak Bus di OKU Timur, Sopir dan Kernet Kabur

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Sedang

Regional
Setelah Putusan MK, Gibran Harap Kubu Anies-Ganjar Ikut Bangun Indonesia

Setelah Putusan MK, Gibran Harap Kubu Anies-Ganjar Ikut Bangun Indonesia

Regional
Penyebab Suporter Panser Biru Boikot Laga PSIS Semarang Vs RANS Nusantara

Penyebab Suporter Panser Biru Boikot Laga PSIS Semarang Vs RANS Nusantara

Regional
Pelaku Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Ditangkap, Motif Ingin Kuasai Harta Korban

Pelaku Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Ditangkap, Motif Ingin Kuasai Harta Korban

Regional
6 Hari Hilang di Laut, Dokter RSUD Praya Belum Ditemukan

6 Hari Hilang di Laut, Dokter RSUD Praya Belum Ditemukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com