Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Kompas.com - 31/01/2023, 22:24 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Caesar Hendrik Meo Tnunay alias Nono (7), juara satu kompetisi sempoa tingkat dunia, bercita-cita menjadi seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri)

Keinginan Nono itu diungkapkan saat ditanya Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Inspektur Jenderal Polisi Johni Asadoma di kediamannya, Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Selasa (31/1/2023).

Baca juga: Momen Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan Indonesia

"Tadi Nono bilang mau jadi polisi, betul kah?" tanya Kapolda NTT dan dijawab Nono dengan kata siap.

Johni kemudian menanyakan motivasi Nono menjadi polisi. Bocah kelas 2 SD Inpres Buraen 2 itu pun menjawab, agar bisa menangkap pencuri dan bisa menjaga penjara serta menjaga kedua orangtuanya.

Jawaban Nono itu disambut dengan hangat oleh Kapolda NTT dan jajarannya.

"100 buat Nono, bisa tangkap pencuri, bisa jaga penjara, bisa jaga orangtua, semua keluarga dan jaga masyarakat semuanya itu tugas polisi, supaya tidak ada orang jahat yang datang mengganggu," ujar Johni.

Orang nomor satu di jajaran Polda NTT ini pun mengajak semuanya mendoakan langkah Nono agar menjadi orang yang hebat.

"Apa pun profesinya, apa itu polisi, apa tentara, apa dokter, pilot atau apa saja, mari kita doakan anak Nono agar menjadi orang hebat ke depannya," ujar Johni.

Ketika ditanya lagi, Nono mengaku memiliki tiga cita-cita yakni, ingin seperti pria terkaya di dunia Elon Musk, tentara dan polisi.

Pada kesempatan itu, Johni juga mengetes kemampuan Nono dalam berhitung. Dengan cekatan, Nono langsung menjawab pertanyaan dengan cepat.

Johni pun mengajak para siswa SMA yang hadir dalam kesempatan ini untuk beradu hitung dengan Nono.

Saat diadu, bocah 7 tahun yang piawai berhitung ini pun dengan cepat dan tepat menjawab pertanyaan Johni. Nono mengalahkan siswa SMA yang hadir di ruangan itu.

Karena berhasil menjawab tantangan itu, Nono mendapat sebuah tablet dari Kapolda NTT.


Sebelumnya, Nono menerima penghargaan juara satu kompetisi sempoa tingkat dunia tersebut di Kantor Gubernur NTT, Selasa (10/1/2023).

Acara itu dihadiri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Kupang Korinus Masneno, Founder ABG Amerika Serikat Juli Agustar Djonli, Founder ABG Indonesia Aguslina Angkasa.

Halaman:


Terkini Lainnya

Gagal Curi Uang di Kotak Wakaf, Wanita di Jambi Bawa Kabur Karpet Masjid

Gagal Curi Uang di Kotak Wakaf, Wanita di Jambi Bawa Kabur Karpet Masjid

Regional
Pantai Watu Karung di Pacitan: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Pantai Watu Karung di Pacitan: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Regional
Diejek Tak Cocok Kendarai Honda CRF, Pemuda di Lampung Tusuk Pelajar

Diejek Tak Cocok Kendarai Honda CRF, Pemuda di Lampung Tusuk Pelajar

Regional
Bantuan PIP di Kota Serang Jadi Bancakan, Buat Perbaiki Mobil hingga Bayar Utang

Bantuan PIP di Kota Serang Jadi Bancakan, Buat Perbaiki Mobil hingga Bayar Utang

Regional
Ditanya soal Pilkada Kabupaten Semarang, Ngesti Irit Bicara

Ditanya soal Pilkada Kabupaten Semarang, Ngesti Irit Bicara

Regional
Ditinggal 'Njagong', Nenek Stroke di Grobogan Tewas Terbakar di Ranjang

Ditinggal "Njagong", Nenek Stroke di Grobogan Tewas Terbakar di Ranjang

Regional
Terungkap, Napi LP Tangerang Kontrol Jaringan Narkotika Internasional

Terungkap, Napi LP Tangerang Kontrol Jaringan Narkotika Internasional

Regional
Siswi SMA di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Siswi SMA di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Mengaku Khilaf, Pria di Kubu Raya Cabuli Anak Kandung Saat Tidur

Mengaku Khilaf, Pria di Kubu Raya Cabuli Anak Kandung Saat Tidur

Regional
Masyarakat Diminta Waspada, 5 Orang Meninggal akibat DBD di Banyumas

Masyarakat Diminta Waspada, 5 Orang Meninggal akibat DBD di Banyumas

Regional
Tangerang-Yantai Sepakat Jadi Sister City, Pj Walkot Nurdin Teken LoI Persahabatan

Tangerang-Yantai Sepakat Jadi Sister City, Pj Walkot Nurdin Teken LoI Persahabatan

Regional
Lebih Parah dari Jakarta, Pantura Jateng Alami Penurunan Muka Tanah hingga 20 Cm per Tahun

Lebih Parah dari Jakarta, Pantura Jateng Alami Penurunan Muka Tanah hingga 20 Cm per Tahun

Regional
Kasus DBD di Demak Tinggi, Bupati Ingatkan Masyarakat Fogging Bukanlah Solusi Efektif

Kasus DBD di Demak Tinggi, Bupati Ingatkan Masyarakat Fogging Bukanlah Solusi Efektif

Regional
Stok Vaksin Hewan Penular Rabies di Sikka Semakin Tipis

Stok Vaksin Hewan Penular Rabies di Sikka Semakin Tipis

Regional
BBWS Pemali Juana Ungkap Solusi Banjir Pantura Jateng: Harus Keluarkan Sedimen dan Perkuat Tanggul

BBWS Pemali Juana Ungkap Solusi Banjir Pantura Jateng: Harus Keluarkan Sedimen dan Perkuat Tanggul

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com