Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curi Uang Rp 30 Juta dari Tempat Pembuatan Tahu Milik Polisi, Pria di Maluku Tengah Ditangkap

Kompas.com - 27/01/2023, 23:26 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Krisiandi

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Tempat usaha milik seorang anggota polisi yang berada di kawasan Wayari, desa Suli, kecamatan Salahutu, kabupaten Maluku Tengah dibobol maling.

Dalam aksi itu maling yang diketahui berjumlah dua orang membawa kabur uang tunai sebesar Rp 30 juta dan juga empat unit ponsel.

Adapun tempat usaha yang dijadikan sasaran aksi pencurian itu diketahui milik anggota polisi bernama Hery Sitiawan.

Saat ini satu dari dua terduga pelaku pencurian telah ditangkap, sementara satu lagi masih dinyatakan buron.

Direktur Kriminal Umum Polda Maluku Kombes Andri Iskandar mengatakan aksi pencurian itu berlangsung di tempat usaha pembuatan tahu milik korban pada 17 Januari 2023 lalu.

Baca juga: Buaya 4 Meter Ditangkap Warga di Maluku Tengah Saat Hendak memasuki Kebun

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Direktorat Kriminal Umum Polda Maluku saat itu juga.

“Saat itu juga korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi,” kata Andri kepada Kompas.com, Jumat (27/1/2023) malam.

Andri menjelaskan setelah mendapat laporan, unit Resmob langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap salah seorang pelaku berinisial ID di kawasan IAIN Ambon pada Kamis sore (26/1/2023).

“Dari hasil lidik Kanit Resmob bersama anggotanya mendapatkan informasi tentang keberadaan satu unit ponsel yang hilang, dan dari informasi itu ponseltersebut sedang digunakan oleh seseorang dengan identitas IS,” ungkap Andri.

Dari informasi itu polisi langsung bergerak menahan IS seorang warga di desa Nania, kecamatan Teluk Ambon. Polisi kemudian menginterogasi IS yang mengaku bahwa ponsel tersebut dibeli dari seseorang berinisial S.

“Kemudian dari hasil pengembangan terhadap saksi S didapatkan informasi bahwa Hp tersebut didapat dari seseorang berinisial I,” katanya.

Menurut Andri tim Resmob lalu mengamankan I di kawasan IAIN Ambon. Dan dari pemeriksaan terhadap I, polisi menangkap salah satu terduga pelaku berinisial ID di kawasan yang sama.

Saat ini ID telah diamankan bersama barang bukti ponsel dan sepeda motor di ruang Resmob Polda Maluku. Ia masih terus menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut.

Baca juga: Sopir Angkot Keluhkan Transportasi Online, Pj Wali Kota Ambon Koordinasi dengan Pemprov Maluku

“ID mengaku dia melakukan aksi pencurian itu bersama F yang saat ini maish buron dan sementara dikejar,” katanya.

Andri menambahkan dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku pencurian ID dan F ini sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian di rumah warga.

“Pelaku yang diamankan ini juga mengaku bahwa mereka telah melakukan pencurian di dua tempat lain yang berbeda,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Regional
300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

Regional
Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: 'Buffer Zone' Harus segera Dibuat

Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: "Buffer Zone" Harus segera Dibuat

Regional
Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com