Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tewaskan Pemilik Saat Merampok, Sindikat Pencurian Ternak Ditembak Polisi, 1 Orang Tewas

Kompas.com - 27/01/2023, 22:47 WIB
Tri Purna Jaya,
Reni Susanti

Tim Redaksi

 

LAMPUNG, KOMPAS.com - Satu dari dua orang sindikat perampokan ternak di Lampung Utara tewas ditembak aparat kepolisian.

Sindikat ini telah menewaskan Ilham Maulana (24), warga Kecamatan Abung Semuli, pekan lalu.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Kurniawan Ismail mengatakan, dua dari empat pelaku telah ditangkap pada Kamis (26/1/2023) pukul 18.30 WIB. 

Baca juga: Cerita Sopir Audi A8 yang Dituduh Tabrak Mahasiswi Cianjur, Mobil Dihentikan dan Dikelilingi Warga, Lalu Dilepas

"Dua orang sudah ditangkap di wilayah Muara Penimbun, Ogan Ilir, Sumatera Selatan," ujar Kurniawan saat dihubungi, Jumat (27/1/2023) sore.

Dia mengungkapkan, empat pelaku ini adalah sindikat pencurian ternak yang kerap beraksi antar provinsi. Setidaknya sudah enam kali sindikat ini beraksi di Lampung Utara.

Kurniawan mengatakan, dua pelaku yang berhasil diringkus berinisial FRZ (33) dan J (24).

"Setelah ditangkap, anggota meminta kedua pelaku menunjukkan lokasi pembuangan barang bukti di sekitar Simpang Propau," kata Kurniawan.

Baca juga: Said Aqil Disebut Terima Amplop Karomani, Kuasa Hukum: Itu Uang Pribadi, Bukan Hasil Suap

Namun saat tiba di lokasi, kedua pelaku melawan untuk melarikan diri, sehingga polisi menembak kaki pelaku.

Dia menambahkan, FRZ dibawa ke RS Ryacudu Kotabumi untuk mendapat perawatan. Namun FRZ tewas, diduga karena luka tembak yang dideritanya.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit Innova, lima ekor kambing, dan satu pucuk senjata api beserta amunisinya.

Kurniawan menceritakan, dalam perampokan yang menimpa korban pekan lalu, sindikat tersebut berusaha mengambil ternak milik korban.

Korban yang mengetahui ternaknya dibawa kabur berusaha mengejar dan mempertahankan ternaknya itu.

Tetapi, ternyata sindikat ini mengeluarkan senjata api lalu menembak korban.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Video Viral Perampokan Gagal, Uang Rp 250 Juta Berhamburan di Jalan

Video Viral Perampokan Gagal, Uang Rp 250 Juta Berhamburan di Jalan

Regional
Pemkab Demak Gelontorkan Rp 200 Juta untuk Penghafal Al-Quran, Bupati: Apresiasi Santri

Pemkab Demak Gelontorkan Rp 200 Juta untuk Penghafal Al-Quran, Bupati: Apresiasi Santri

Regional
Upaya Ridwan Kamil Pastikan IKN Nusantara Tak Jadi Kota Gagal

Upaya Ridwan Kamil Pastikan IKN Nusantara Tak Jadi Kota Gagal

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Kembali Meletus Pagi Ini

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Kembali Meletus Pagi Ini

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Disebut Jadi Pemicu Banjir, Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton per Hari

Disebut Jadi Pemicu Banjir, Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton per Hari

Regional
[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

Regional
Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Regional
Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Regional
Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Regional
Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Regional
Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com