Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Kini Ada di Perbatasan RI-Timor Leste

Kompas.com - 25/01/2023, 20:26 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Krisiandi

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

SPKLU yang hadir di wilayah yang berbatasan darat dengan negara Timor Leste itu, dinamakan SPKLU Amibele Atambua (Atambua Bisa).

Acara peresmian pengoperasian SPKLU itu, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Belu Johanes Prihatin dan Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang I Made Indra Wijaya.

Sekretaris Daerah Belu Johanes Prihatin dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PLN,

Baca juga: Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Pertama Dibangun di NTT, Ini Lokasinya

“Kami sangat mengapresiasi upaya PLN dalam memberikan kemudahan bagi pengguna dan pemilik kendaraan listrik. Keberadaan SPKLU di Belu ini selaras dengan Instruksi Presiden serta tujuan Pemerintah Provinsi NTT khususnya di Kabupaten Belu dalam mewujudkan transformasi transportasi dan menjadi daerah green energy serta mengurangi pemanasan global,” kata Johanes, dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (25/1/2023).

Tidak hanya terkait kendaraan listrik, Johanes juga mengapresiasi langkah dan upaya PLN yang memiliki program pengembangan Renewable Energy yang luar biasa.

Johanes turut berterima kasih atas kolaborasi dalam mendorong terciptanya infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan.

Dia juga berharap, setiap program tersebut dapat menjadikan Belu sebagai daerah yang ramah lingkungan dan daerah green energy.

“Bagaimana mendorong masyarakat beralih menggunakan kompor listrik, mobil listrik dan motor listrik, Pemerintah Kabupaten Belu akan dukung sepenuhnya,‘’ ujarnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Kupang I Made Indra Wijaya, memberikan dukungan penuh terhadap electrifying vehicle.

“Kenapa kita pilih di Atambua, karena di sini merupakan etalase Indonesia dari negara tetangga kita Timor Leste. Dan kami juga mendukung electrifying vehicle menjadi katalis pemerintah setempat untuk menggunakan kendaraan listrik,"kata Indra.

PLN lanjut dia, mendukung penuh usaha peralihan penggunaan energi terbarukan dalam transportasi masyarakat Indonesia.

“PLN siap memfasilitasi. Ekosistem kendaraan listrik sudah cukup baik dengan infrastruktur yang intens kita gencarkan karena ini menjadi kewajiban kita untuk mendukung transportasi zero waste. Harapannya infrastruktur semakin baik, ekosistem kendaraan berlistrik juga semakin banyak menggantikan kendaraan dengan bahan bakar fosil,"imbuhnya.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, PLN Lampung Siapkan 4 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Jalan Tol

Menurut Indra, peresmian SPKLU ini merupakan langkah untuk mendukung kendaraan listrik sebagai salah satu instrumen promosi dan branding transportasi ramah lingkungan yang akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kemajuan Kendaraan Listrik berbasis baterai terutama di NTT, khususnya di Pulau Timor.

PLN NTT sendiri saat ini telah mempunyai SPKLU di empat lokasi strategis, yaitu SPKLU PLN Kampung Ujung di Labuan Bajo, SPKLU Paradox KUPANG di Kupang, SPKLU Mamuli Sumba di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur dan SPKLU Amibele Atambua di Atambua, Kabupaten Belu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

10 Wisata Kalimantan Selatan, Salah Satunya  Amanah Borneo Park

10 Wisata Kalimantan Selatan, Salah Satunya Amanah Borneo Park

Regional
Seminggu Ditempati, Apartemen Diubah Jadi Pabrik Sabu Rumahan

Seminggu Ditempati, Apartemen Diubah Jadi Pabrik Sabu Rumahan

Regional
Korupsi Retribusi Lelang Ikan, Eks Pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Lebak Dituntut 1 Tahun Penjara

Korupsi Retribusi Lelang Ikan, Eks Pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Lebak Dituntut 1 Tahun Penjara

Regional
Bos Bus 'Bejeu' Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Jepara di PDI-P, Janji Kembalikan Kejayaan Jepara Kota Ukir

Bos Bus "Bejeu" Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Jepara di PDI-P, Janji Kembalikan Kejayaan Jepara Kota Ukir

Regional
Santriwati di Riau Babak Belur Dianiaya Pengemudi Kapal karena Menolak Turun

Santriwati di Riau Babak Belur Dianiaya Pengemudi Kapal karena Menolak Turun

Regional
Banyuwangi Jadi Kabupaten dengan SPBE Terbaik, Bupati Ipuk: Presiden Jokowi Minta Semua Daerah Perbaiki Kinerja

Banyuwangi Jadi Kabupaten dengan SPBE Terbaik, Bupati Ipuk: Presiden Jokowi Minta Semua Daerah Perbaiki Kinerja

Regional
PPP Tugaskan Mantan Kabid Humas Polda Maluku Maju di Pilkada Kota Tual

PPP Tugaskan Mantan Kabid Humas Polda Maluku Maju di Pilkada Kota Tual

Regional
Kasus Korupsi Tambang Timah, Mantan Gubernur Babel dan 3 Direktur Diperiksa

Kasus Korupsi Tambang Timah, Mantan Gubernur Babel dan 3 Direktur Diperiksa

Regional
Grebek Pabrik Sabu di Apartemen Mewah, 3 Orang Diamankan

Grebek Pabrik Sabu di Apartemen Mewah, 3 Orang Diamankan

Regional
Nadiem Umumkan UKT Batal Naik, BEM UNS Akan Kawal Realisasi Pembatalan

Nadiem Umumkan UKT Batal Naik, BEM UNS Akan Kawal Realisasi Pembatalan

Regional
Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, BEM Unsoed: Bagaimana dengan IPI?

Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, BEM Unsoed: Bagaimana dengan IPI?

Regional
Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Regional
Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Regional
Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Regional
Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com