Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UPDATE Banjir Aceh: 1 Balita Tewas Tenggelam, Petugas Jangkau Lokasi Terparah

Kompas.com - 24/01/2023, 12:19 WIB
Masriadi ,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

 

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Seorang balita berinisial AHAF (3) tewas tenggelam akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Azwanil Fakri mengatakan, awalnya AHAF bermain bersama kakaknya di luar rumah.

Baca juga: BERITA FOTO: Banjir Aceh Utara, Relawan Mulai Jangkau Daerah Terisolasi

Namun, tiba-tiba balita tersebut terseret arus banjir.

Baca juga: Banjir Aceh Utara Setinggi 3 Meter, Relawan Mulai Jangkau Daerah Pedalaman

“Awalnya anak ini bermain bersama kakaknya, lalu tiba-tiba terseret arus banjir dari parit rumah. Di sinilah diketahui kakaknya mengabari ibunya adiknya hilang,” ujar Azwanil, saat dihubungi, Selasa (24/1/2023).

Warga kemudian melakukan pencarian bocah itu hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kondisi banjir terkini

Azwanil menjelaskan, banjir yang merendam Aceh Tamiang berangsur-angsur surut, Selasa siang.

“Saat ini sudah mulai agak surut. Kami sedang mendata kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir,” ujar dia.

Untuk diketahui, banjir juga merendam Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, dan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Banjir disebabkan meluapnya sejumlah sungai di kabupaten/kota di Aceh. 

Sementara, Ketua Palang Merah Indonesia Aceh Utara, Tantawi mengatakan, relawan PMI bersama TNI/AD dan tim Tagana, BPBD dan SAR Aceh Utara sudah menjangkau lokasi terparah yaitu Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

“Tim relawan sedapat mungkin membantu tugas-tugas kemanusiaan tim terpadu. Sehingga kita berupaya mengevakuasi korban banjir dan lain sebagainya di lapangan,” terang Tantawi.

Data dari BPBD Aceh Utara, ada 11.202 jiwa yang mengungsi akibat banjir.

“Saat ini sebagian daerah sudah mulai surut banjirnya, sebagian lagi masih terendam. Kami tetap siaga dan relawan masih berada di lapangan bersama tim lainnya,” ujar Tantawi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tentara Amerika Ditemukan Meninggal di Hutan Karawang, Diduga Terkena Serangan Jantung

Tentara Amerika Ditemukan Meninggal di Hutan Karawang, Diduga Terkena Serangan Jantung

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Polokarto Sukoharjo Ternyata Mahasiswa, Terancam Penjara 20 Tahun

Pelaku Pembunuhan Perempuan di Polokarto Sukoharjo Ternyata Mahasiswa, Terancam Penjara 20 Tahun

Regional
Menteri PAN RB: Ada 2,3 Juta Formasi PPPK, Terbesar dalam 10 Tahun Terakhir

Menteri PAN RB: Ada 2,3 Juta Formasi PPPK, Terbesar dalam 10 Tahun Terakhir

Regional
Polisi Geledah Kantor Dinas Pertanian Bengkulu Tengah Terkait Dugaan Korupsi Puskeswan

Polisi Geledah Kantor Dinas Pertanian Bengkulu Tengah Terkait Dugaan Korupsi Puskeswan

Regional
Pencarian Dokter Wisnu yang Hilang di Perairan Lombok Tengah Diperpanjang

Pencarian Dokter Wisnu yang Hilang di Perairan Lombok Tengah Diperpanjang

Regional
Kinerja SPM Tetap Baik, Pemkot Tangerang Diapresiasi Kemendagri

Kinerja SPM Tetap Baik, Pemkot Tangerang Diapresiasi Kemendagri

Regional
Takut Ditangkap Warga, Pelaku Perampokan di Jambi Hamburkan Uang Rp 250 Juta Milik Korban ke Jalan

Takut Ditangkap Warga, Pelaku Perampokan di Jambi Hamburkan Uang Rp 250 Juta Milik Korban ke Jalan

Regional
Pelaku Perampokan Bersenjata Api di Toko Emas Blora Berhasil Ditangkap, Ternyata Komplotan Residivis

Pelaku Perampokan Bersenjata Api di Toko Emas Blora Berhasil Ditangkap, Ternyata Komplotan Residivis

Regional
Mantan Gubernur NTB Hadir dalam Sidang Pencemaran Nama Baik Tuduhan Perselingkuhan

Mantan Gubernur NTB Hadir dalam Sidang Pencemaran Nama Baik Tuduhan Perselingkuhan

Regional
Gerombolan Massa Tawuran di Perkampungan Magelang, Bawa Celurit dan Botol Kaca

Gerombolan Massa Tawuran di Perkampungan Magelang, Bawa Celurit dan Botol Kaca

Regional
Mantan Caleg di Pontianak Tipu Warga Soal Jual Beli Tanah Senilai Rp 2,3 Miliar

Mantan Caleg di Pontianak Tipu Warga Soal Jual Beli Tanah Senilai Rp 2,3 Miliar

Regional
Fakta Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Kekasihnya, Pelaku Residivis Pembunuhan

Fakta Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Kekasihnya, Pelaku Residivis Pembunuhan

Regional
Ribuan Warga di 7 Desa di Lebong Bengkulu Tolak Direlokasi, BPBD: Ancaman Bencana Tinggi

Ribuan Warga di 7 Desa di Lebong Bengkulu Tolak Direlokasi, BPBD: Ancaman Bencana Tinggi

Regional
Perbaiki Lampu, Anggota DPRD Kubu Raya Meninggal Tersengat Listrik

Perbaiki Lampu, Anggota DPRD Kubu Raya Meninggal Tersengat Listrik

Regional
Diisukan Bakal Ikut Maju Pilkada, Kapolda Jateng: Itu Kan Urusan Partai

Diisukan Bakal Ikut Maju Pilkada, Kapolda Jateng: Itu Kan Urusan Partai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com