KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Terima Bantuan untuk Korban Banjir, Plt Wali Kota Semarang: Alhamdulillah Banyak Masyarakat Peduli

Kompas.com - 19/01/2023, 21:05 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menerima bantuan dari  Yayasan Pancaka, Mercedes Benz Club Indonesia dan ZAP Clinic untuk penanganan korban banjir, Kamis (19/1/2023) di Lobby Kantor Wali Kota Semarang.

Pelaksana tugas (Plt) Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, penerimaan bantuan tersebut membuktikan bahwa banyak masyarakat yang peduli.

"Alhamdulillah banyak masyarakat yang peduli terhadap masyarakat di sisi lain kota Semarang," lanjut perempuan yang akrab disapa Ita tersebut.

Ita mengatakan bahwa sebelumnya Pemkot Semarang menerima bantuan dari ZAP sebesar Rp 100 juta untuk korban banjir.

Namun karena seragam sekolah anak-anak rusak karena banjir, Ita pun meminta izin kepada ZAP untuk menukar bantuan uangnya dengan seragam sekolah.

Baca juga: Respons Cepat Banjir di Dinar Indah Semarang, Plt Wali Kota Ita Siapkan Dapur Umum hingga Tempat Pengungsian

"(Bantuan) 260 paket seragam sekolah ini sesuai dengan permintaan warga di Dinar dan Rowosari. Alhamdulillah uangnya cukup. Ada tas sekolah, sepatu, tas, seragam, semua sesuai ukuran masing-masing, alat tulis,” ujar Ita.

Ita pun berharap, bantuan tersebut bisa membantu anak-anak kembali belajar dengan nyaman karena sudah mulai masuk sekolah lagi setelah libur tahun baru.

Adapun Mercedes Benz Club Indonesia memberikan bantuan berupa beras sebanyak 1 ton. Nantinya, beras tersebut akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Ita telah menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) setempat untuk mendata dan mempersiapkan pendistribusiannya.

Baca juga: Viral, Video Sebut Menteri PUPR dan Plt Wali Kota Semarang Nobar Orang Mancing Saat Tinjau Jembatan

Sementara itu, Yayasan Sansaca memberikan bantuan berupa 1 ton kue keranjang atau sekitar 4000 buah kue. Kue keranjang ini akan dibagikan kepada masyarakat bersama Kopi Semawis di Pasar Gang Baru.

Diharapkan pembagian kue ini akan semakin menghangatkan suasana perayaan Imlek di Kota Semarang.

“Kita bagikan kepada warga yang merayakan Imlek dan (bagi masyarakat) yang menengah ke bawah, sehingga ada kebersamaan antara semua suku dan agama di Kota Semarang sehingga menjadikan mereka senang," ujar Ita.

"Semoga Imlek tahun ini membawa kebahagiaan bagi semua. Yang anak sekolah dapat bantuan seragam, ada yang dapat beras juga, serta kue keranjang,” jelas Mbak Ita.

Baca tentang

Terkini Lainnya

Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Regional
Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Regional
Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Regional
Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Regional
Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Regional
Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Regional
Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Regional
Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Regional
Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Regional
Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Regional
Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Regional
Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Regional
Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Regional
2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com