Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ribuan Rumah, Pasar, dan Gedung Sekolah di Bangka Barat Terendam Banjir

Kompas.com - 19/01/2023, 16:37 WIB
Heru Dahnur ,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

BANGKA, KOMPAS.com - Permukiman warga hingga pasar di Desa Sinar Manik, Parittiga Jebus, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung terendam banjir, Kamis (19/1/2023).

Genangan air tidak bisa surut karena dalam waktu bersamaan terjadi pasang air laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang I Made Oka Astawa mengatakan, Desa Sinar Manik mengalami banjir setelah diguyur hujan selama tujuh jam.

Baca juga: Banjir Rob Terjang Halmahera Utara, 21 KK Mengungsi

"Diketahui banjir saat ini dengan ketinggian bervariasi 1,5-2 meter sedangkan waktu pasang surut tertinggi pukul 07.00 WIB dengan ketinggian 1,89 meter sehingga air sulit untuk mengalami surut," kata Oka dalam keterangannya, Kamis.

Kantor SAR Pangkalpinang memberangkatkan tim rescue Unit Siaga SAR Muntok Bangka Barat menuju lokasi beserta unsur terkait untuk mengevakuasi para korban dan melakukan pemantauan.

Rumah warga yang terdampak banjir diperkirakan mencapai ribuan unit. Luapan banjir juga merendam badan jalan, sekolah hingga tempat ibadah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat Ahmad Nursandi mengatakan, petugas gabungan telah di lokasi untuk memberi bantuan pada warga.

Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

"Banjir berangsur mulai surut," kata Ahmad.

Baca juga: Waspada, Sepekan Kedepan Ada Potensi Banjir Rob di Pesisir Banten

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hingga beberapa hari ke depan sebagian wilayah pesisir Indonesia terdampak banjir pasang air laut atau rob.

Gelombang pasang sebagai efek dari super new moon itu diprediksi terjadi di Bangka Belitung hingga 28 Januari 2023.

Masyarakat pesisir, pengguna jasa pelabuhan hingga pemilik tambak diminta waspada.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Melihat Kesibukan Warga Jawa Tondano Menyambut 'Bakdo Kupat'

Melihat Kesibukan Warga Jawa Tondano Menyambut "Bakdo Kupat"

Regional
Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Regional
Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Regional
Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Regional
Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Regional
Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Regional
Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Regional
Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Regional
Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Regional
Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Regional
Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Regional
Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Regional
Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Regional
Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com