Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Langkah Gibran Carikan Pekerjaan untuk Mantan Karyawan Unibi yang Hina Jokowi Dinilai Tingkatkan Simpati Publik

Kompas.com - 19/01/2023, 16:07 WIB
Labib Zamani,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tidak marah ketika ayahnya Presiden Jokowi mendapatkan dugaan penghinaan dari orang lewat media sosial (medsos).

Baru-baru ini, dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi dilakukan oleh karyawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (Unibi), Kota Bandung, Jawa Barat yang kemudian akhirnya dipecat.

Bukannya marah, putra sulung Presiden Jokowi malah memaafkan dan ingin mencarikan pekerjaan dengan mencari nomor telepon mantan karyawan Unibi tersebut.

Pakar Psikologi Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Abdul Hakim mengatakan, kondisi ini menggambarkan bahwa model serangan hoaks di media sosial sudah tidak lagi mempengaruhi reputasi Jokowi.

Baca juga: Soal Cuitan Mantan Karyawan Unibi Hina Jokowi Jadi Pengen Nimpuk Bibirnya Pake Batako, Gibran: Kasihan Punya Anak Istri

Justru sebaliknya, serangan hoaks di media sosial tersebut akan semakin meningkatkan kepercayaan publik kepada Jokowi.

"Bagi Gibran senang saja karena tidak ada ruginya, jadi dia mudah memaafkan. Kenapa gampang memaafkan? Karena hoaks atau fitnah semacam itu sudah tidak lagi berpengaruh. Dibuktikan dengan tingkat kepercayaan publik kepada Pak Jokowi masih tinggi di atas 60 persen," kata Abdul Hakim, kepada Kompas.com, Kamis (19/1/2023).

Dia mengatakan, kasus penghinaan tersebut justru bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan citra positif Jokowi dan keluarganya.

"Misalnya tadi yang karyawan dipecat kemudian dicarikan pekerjaan mungkin niatnya membantu, tetapi secara elektoral, secara komunikasi politik, itu akan semakin meningkatkan simpati publik kepada Pak Jokowi dan Gibran," ujar dia.

Abdul Hakim juga menyampaikan, melihat tren sekarang hinaan terhadap Jokowi dan keluarganya berdampak positif terhadap para pendukungnya.

Baca juga: Ingin Carikan Pekerjaan untuk Mantan Karyawan Unibi yang Hina Jokowi, Gibran: Tidak Baik Mengambil Rezeki Orang

 

Mereka semakin loyal dan membela Jokowi ketika dihina.

"Sekarang ini saya melihat tren bahwa serangan atau hinaan kepada Pak Jokowi dan keluarganya itu justru punya efek positif kepada para pendukung Jokowi. Membuat mereka justru semakin loyal, bahkan membela. Dengan situasi ini gampang saja bagi Gibran untuk memaafkan dan tindakan simpatik mencarikan pekerjaan itu untuk memanfaatkan, menarik simpati publik secara lebih luas lagi," kata dia.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Stigma terhadap Aceh Bakal Menguat jika BNN Razia Kuliner Mengandung Ganja

Stigma terhadap Aceh Bakal Menguat jika BNN Razia Kuliner Mengandung Ganja

Regional
Hapus Stigma Makanan Aceh Mengandung Ganja, BNN Bakal Razia Rumah Makan

Hapus Stigma Makanan Aceh Mengandung Ganja, BNN Bakal Razia Rumah Makan

Regional
Remaja di Kupang Tikam Seorang Pria karena Dianiaya Saat Melintas di Acara Pesta Ulang Tahun

Remaja di Kupang Tikam Seorang Pria karena Dianiaya Saat Melintas di Acara Pesta Ulang Tahun

Regional
Berendam di Pemandian Air Panas, Warga Ambarawa Meninggal Usai Membasahi Kaki

Berendam di Pemandian Air Panas, Warga Ambarawa Meninggal Usai Membasahi Kaki

Regional
Ikut Penjaringan Pilkada di Empat Partai, Sekda Semarang: Kehendak Semesta

Ikut Penjaringan Pilkada di Empat Partai, Sekda Semarang: Kehendak Semesta

Regional
Perayaan Waisak, Ada Pelarungan Pelita di Sekitar Candi Borobudur

Perayaan Waisak, Ada Pelarungan Pelita di Sekitar Candi Borobudur

Regional
Goa Garunggang di Bogor: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Goa Garunggang di Bogor: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Longsor di Maluku Tengah, Satu Rumah Warga Ambruk

Longsor di Maluku Tengah, Satu Rumah Warga Ambruk

Regional
Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual, Walkot Pematangsiantar Beri Motivasi hingga Santunan

Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual, Walkot Pematangsiantar Beri Motivasi hingga Santunan

Regional
Pemkot Semarang Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Cambuk agar Lebih Baik

Pemkot Semarang Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Cambuk agar Lebih Baik

Regional
Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata Mereka

Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata Mereka

Regional
Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Regional
Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Regional
Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Regional
Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com