Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Viral Pria Dililit Ular Piton di Leher hingga Nyaris Tewas

Kompas.com - 18/01/2023, 14:35 WIB
Rosyid A Azhar ,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

GORONTALO, KOMPAS.com -  Sebuah video viral yang merekam seorang warga Dusun 3, Desa Waluhu, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, tak kuasa menahan lilitan ular piton yang membelit lehernya.

Pria paruh baya ini terlihat menahan sakit dan sulit bernapas saat sebagian tubuh ular ini membelit kuat.

Kejadian ini berlangsung pada Selasa (17/1/2023) pukul 22.30 Wita.

Pria malang berinisial IK ini terlihat bertelanjang dada mengenakan topi, mengenakan celana kolor kombinasi warna biru merah ini berusaha bertahan saat sejumlah pria berusaha menolongnya.

Baca juga: Gempa M 6,1 di Gorontalo Terasa di 7 Daerah di Sulut, Ini Penjelasan BMKG

 

Dalam video ini terdengar suara seorang wanita yang memberi aba-aba untuk menolong pria tersebut.

“Jefry potong ekor, awas, awas,” kata suara wanita dalam video, mengarahkan seorang pria membawa parang panjang.

Pria yang mengenakan kaos hitam dan celana jins ini awalnya berusaha memotong tubuh ular dekat dagu korban, namun kemudian parang diarahkan agak menjauh di bagian ekor.

Terlihat bagian kepala ular masih dipegang tangan kiri pria ini, sementara bagian tengah tubuh ular melilit lehenya.

Bagian ekornya telah berhasil ditarik oleh warga lain yang saat itu berusaha menolongnya.

Tangan kanan pria ini berusaha memegang tubuh ular yang melilit lehernya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
'Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli'

"Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Regional
162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

Regional
BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

Regional
Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Regional
Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Regional
Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit 'Nanjak'

Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit "Nanjak"

Regional
Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Regional
'Green-Yellow-Red', Skema 'Delaying System' Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

"Green-Yellow-Red", Skema "Delaying System" Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com