Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus "Bullying" di Batam, Orangtua Murid dan Guru Saling Lapor ke Polisi

Kompas.com - 18/01/2023, 07:31 WIB
Hadi Maulana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

 

Guru lapor balik

Guru yang dilaporkan wali murid terduga korban perundungan kemudian melakukan laporan balik.

Laporan dilayangkan karena mereka merasa ada intimidasi dari wali murid tersebut.

"Saya selaku kuasa hukum para guru dan bukan mewakili pihak sekolah, datang dan melapor tindakan intimidasi wali murid ke pihak Propam Polda Kepri. Kenapa ke sana, karena beliau adalah seorang anggota Polri aktif," kata Suherman, kuasa hukum dari AH dan S, dua guru di SMK Satu Bangsa Harmoni yang sebelumnya dilaporkan atas tindak kekerasan terhadap anak di Polresta Barelang, Selasa (17/1/2023).

Baca juga: Kisah Bocah di Indramayu Pencandu Rokok sejak Usia 3 Tahun akibat Bullying

Dia menyebutkan, tindakan intimidasi dan dugaan pelanggaran kode etik yang dilaporkan akibat wali murid yang membawa senjata api saat mediasi berlangsung sebanyak lima kali di lingkungan sekolah.

Sebelumnya diketahui, mediasi yang dimaksud karena adanya dugaan tindakan perundungan, yang disebut dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut.

"Dari lima kali mediasi yang telah dilakukan. Dia dua kali datang ke dalam sekolah dengan berseragam lengkap dan membawa senjata api. Itu maksudnya apa?" sebut Suherman.

Tidak hanya itu, Suherman juga menambahkan, wali murid mantan siswi SMK Satu Bangsa Harmoni ini juga telah menyebutkan meminta ganti rugi kepada kliennya.

"Dia juga kerap menyebut minta ganti rugi, yang belum disebutkan angkanya. Namun, hal ini menyulitkan klien saya karena, sebagai guru, penghasilan mereka tidak banyak," jelas Suherman.

Baca juga: Dilaporkan Sejumlah Guru karena Lakukan Bullying, Kepala Sekolah di Nunukan Dimutasi

Selain itu, pihaknya juga akan melaporkan sebuah akun Instagram Faleymc_99.

Hal itu karena akun tersebut mengunggah sebuah video yang terkesan mengintimidasi para guru di SMK Satu Bangsa Harmoni Batam.

Unggahan itu merupakan sebuah video yang memperlihatkan aksi penembakan terhadap satu kelompok.

"Aku dan teman-teman yang sedang menyerbu sekolah SMK Harmoni Batam karena ada korban bullying oleh murid dan guru di sana," tulis akun tersebut.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com