Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Nama Bupati di Lampung Disebut Dalam Sidang Rektor Unila

Kompas.com - 10/01/2023, 18:15 WIB
Tri Purna Jaya,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com- Sebanyak dua nama bupati di Lampung ikut disebut dalam sidang perdana kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung (Unila) dengan terdakwa Rektor Unila Karomani.

Dalam dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, jaksa penuntut KPK Agung Satrio Wibowo menjabarkan Karomani telah menerima gratifikasi hingga Rp 6,985 miliar dan 10.000 dolar Singapura.

"Terdakwa menerima gratifikasi sejak tahun 2020 hingga 2022 yang berhubungan dengan jabatan selaku Rektor Unila," kata Agung, Selasa (10/1/2023).

Baca juga: Rincian Jumlah Uang Suap dari Tiap Calon Mahasiswa Unila yang Diterima Orang Kepercayaan Karomani, Ada yang Beri Rp 300 Juta

Pada sidang dakwaan itu juga muncul nama dua nama bupati di Lampung yang diduga memberikan gratifikasi kepada Karomani.

Keduanya yakni Pejabat sementara (Pjs.) Bupati Mesuji Sulpakar dan Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo.

Sulpakar disebut memberikan uang selama tiga tahun berturut-turut sejak 2020 hingga 2022 di saat dia masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

Berdasarkan dakwaan, Sulpakar memberikan uang Rp 150 juta pada 2020 setelah pengumuman kelulusan SBMPTN (reguler)

Sulpakar kembali memberikan uang sebesar Rp 400 juta setelah pengumuman kelulusan SBMPTN dan Rp 250 juta setelah pengumuman SMMPTN (jalur mandiri) pada 2021.

Baca juga: Total Uang Suap PMB Unila Rp 3,4 Miliar, Karomani Dapat Bagian Rp 2,6 Miliar

Sedangkan pada 2022, Sulpakar memberikan uang sebesar Rp 300 juta setelah pengumuman kelulusan SMMPTN.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Regional
Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Regional
Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Regional
Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Regional
Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Regional
Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Regional
Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Regional
3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

Regional
Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Regional
Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Regional
Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Regional
Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode 'Long-acting'

Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode "Long-acting"

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Regional
Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com