Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Punya Rekening BCA, Mahasiswi di Semarang Tertipu CS HaloBCA Palsu, Rp 8 Juta Hilang

Kompas.com - 05/01/2023, 15:54 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Khairina

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi kampus negeri di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) berinisial SF kena tipu berkedok layanan customer service HaloBCA.

Pelaku berhasil mengambil uang di rekening korban sebanyak Rp 900.000 dan pinjaman Shopee limit Rp 7.450.000 yang dimiliki oleh korban.

Penipuan itu bermula ketika email korban muncul banyak pemberitahuan dari Bank BCA. Mahasiswi yang berasal dari Kabupaten Brebes itu mengaku kaget karena merasa tak mempunyai rekening BCA.

Baca juga: Uang Rp 3,9 Juta Keluar dari Mesin ATM Usai Disetor, Begini Penjelasan BCA...

"Saya tak punya rekening BCA, saya hanya punya BNI," jelasnya kepada Kompas.com, Kamis (5/1/2023).

Dari situ, korban baru mengetahui jika datanya digunakan oleh seseorang untuk mendaftar di aplikasi BCA Mobile. Sampai saat ini dia belum mengetahui siapa yang menggunakan datanya itu.

"Semua data diri, KTP, email dan nama lengkap tercantum sebagai nasabah BCA," lanjutnya.

Baca juga: Mantan Pegawai BCA Harus Utang ke Sana Kemari untuk Ganti Uang Rp 51 Juta yang Salah Transfer

Mengetahui terjadi pembajakan data miliknya, korban mengadu ke admin resmi HaloBCA yang ada di akun Twitter. Namun, jawaban dari akun centang biru itu tak memuaskan korban.

"Balasan dari akun resmi itu kurang memuaskan tidak solutif," paparnya.

Setelah itu datang akun HaloBCA lain yang merespon baik keluhan korban. Akun yang kedua berhasil menipu korban seolah-olah permasalahannya bisa diselesaikan.

"Yang kedua itu saya baru sadar akun palsu karena tidak ada centang biru. Namun akun itu seolah-olah memberikan harapan," ujar korban.

Sebelum sadar, korban sempat menuruti permintaan pelaku untuk menyebutkan nomor rekeningnya. Setelah itu, korban diarahkan untuk membuka aplikasi Shopee.

"Di situlah uang di rekening saya Rp 900.000 mulai hilang," ungkapnya.

Saat itu, korban seperti terhipnotis. Apa yang diminta oleh pelaku dia melakukannya, termasuk melakukan pinjaman di Shopee.

"Anehnya apa yang saya lakukan seperti di luar kendali saya," paparnya.

Pelaku saat itu mengarahkan korban jika uang yang ada di rekeningnya sebanyak Rp 900.000 itu ingin kembali, harus membuat pinjaman di Shopee.

"Kebetulan jumlah limit pinjaman Shopee saya sekitar Rp 7.425.000. Tiba-tiba pinjaman Shopee udah ketarik masuk. Saya cek ke Bank BNI untuk lihat riwayat transaksi, ternyata ada transaksi keluar. Tapi bukan saya yang transaksi," ungkapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polisi di Kupang Amankan 4 Sepeda Motor yang Dipakai Balap Liar

Polisi di Kupang Amankan 4 Sepeda Motor yang Dipakai Balap Liar

Regional
Tabrak Polisi, Mahasiswa Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Ditembak

Tabrak Polisi, Mahasiswa Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Ditembak

Regional
Sumbar Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana sampai 9 Juni 2024

Sumbar Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana sampai 9 Juni 2024

Regional
Tabrakan Sepeda Motor di NTT, Satu Tewas dan Satu Polisi Luka Berat

Tabrakan Sepeda Motor di NTT, Satu Tewas dan Satu Polisi Luka Berat

Regional
Wisata Memancing Bakal Jadi Andalan Pariwisata Sukabumi

Wisata Memancing Bakal Jadi Andalan Pariwisata Sukabumi

Regional
Meski Punya 2 Calon Internal, PKS Tetap Buka Penjaringan untuk Pilkada Salatiga

Meski Punya 2 Calon Internal, PKS Tetap Buka Penjaringan untuk Pilkada Salatiga

Regional
Internet Starlink Elon Musk untuk Puskesmas, Dinkes Babel Bersuara

Internet Starlink Elon Musk untuk Puskesmas, Dinkes Babel Bersuara

Regional
Gerindra Unggah Fotonya Bersama Sudaryono untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Belum

Gerindra Unggah Fotonya Bersama Sudaryono untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Belum

Regional
Dua Rumah Di Cilacap Terbakar, Awalnya Rebus Air Ditinggal 'Ngopi'

Dua Rumah Di Cilacap Terbakar, Awalnya Rebus Air Ditinggal "Ngopi"

Regional
2 Pengungsi Letusan Gunung Ibu Halmahera Barat Meninggal

2 Pengungsi Letusan Gunung Ibu Halmahera Barat Meninggal

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Anak Diduga Aniaya Ibu Kandung di Pekanbaru, Menantu Rekam Video

Anak Diduga Aniaya Ibu Kandung di Pekanbaru, Menantu Rekam Video

Regional
Meriahnya Festival Balon Udara di Purwokerto

Meriahnya Festival Balon Udara di Purwokerto

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com