Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkot Ambon Lunasi Utang Senilai Rp 100 Miliar, Pj Wali Kota: Ini Prioritas Kita

Kompas.com - 04/01/2023, 21:48 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon menggelontorkan dana Rp 100 miliar untuk melunasi utang kepada pihak ketiga.

Utang Pemkot Ambon tersebut merupakan peninggalan kepemimpinan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yang belum dilunasi sejak 2021.

Baca juga: 210 Liter Miras Ilegal dari Pulau Seram Tujuan Kota Ambon Disita di Pelabuhan Tulehu

Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan, total utang pihak ketiga sebesar Rp 103.820.409.881 pada 2021. 

“Sampai dengan saat ini kita sudah membayar utang pihak ketiga sebesar Rp 100.021.629.000,” kata Bodewin di Ambon, Rabu (4/1/2023).

Bodewin menambahkan, pelunasan utang Pemkot Ambon kepada pihak ketiga itu merupakan salah satu program prioritasnya saat dilantik menjadi Pj Wali Kota Ambon.

Dengan pelunasan utang sebesar Rp 100 miliar itu, maka sisa utang yang belum dilunasi Pemkot Ambon kepada pihak ketiga tersisa Rp 2.532.947.278.

“Penyelesaian utang pihak ketiga ini merupakan salah satu kebijakan prioritas kita,” katanya.

Ia mengaku utang kepada pihak ketiga itu ditargetkan lunas pada 2022. Namun, ada keterlambatan sehingga penyelesaiannya tak tuntas tahun lalu.


Menurut Bodewin, keterlambatan untuk melunasi sisa utang pihak ketiga itu bukan menjadi kesalahan Pemkot Ambon semata, tetapi karena ada masalah administrasi yang belum diselesaikan pihak ketiga.

“Kenapa belum terbayarkan, bukan karena kami tidak mau membayar tetapi karena proses penyiapan administrasi yang belum dimasukkan oleh pihak ketiga sehingga sampai saat ini penyelesaian utang tahun 2021 belum terselesaikan,” ungkapnya.

Bodewin pun berharap pihak ketiga bisa menyiapkan berkas administrasi yang diperlukan agar proses pelunasan utang sisa utang tersebut dapat diselesaikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Baca juga: Pergerakan Pesawat di Bandara Pattimura Ambon 2022 Capai 12.872, Naik 6 Persen

“Harapan kami pihak ketiga segera menyiapkan berkas administrasinya agar penyelesaian utang itu dapat segera diselesaikan,” katanya.

Pihak ketiga tersebut umumnya para kontraktor yang telah mengerjakan sejumlah proyek yang dibiayai APBD di Ambon. Para kontraktor itu belum menerima pencairan anggaran 100 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com