Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan NTB

Kompas.com - 23/12/2022, 21:50 WIB
Idham Khalid,
Krisiandi

Tim Redaksi

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi seluruh wilayah Indonesia berisiko dilanda hujan lebat hingga sangat lebat selama periode Natal dan Tahun Baru 2023.

Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid memprakirakan, potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang akan terjadi pada periode 25 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023 di sebagian wilayah  NTB.

Baca juga: Waspada, Potensi Hujan Disertai Kilat dan Gelombang Tinggi di NTB 3 Hari ke Depan

"Potensi cuaca tersebut di sebagian wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Kota Bima, dan Dompu," ungkap Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Cucu Kusmayancu dalam keterangan pers, Jum'at (23/12/2022)

Selain hujan lebat, Stasiun Meteorologi (ZAM) juga mengumumkan bahwa ada kemungkinan gelombang tinggi hingga 4 meter dari periode tanggal 22-28 Desember.

"Potensi gelombang tinggi di wilayah perairan NTB Kategori Tinggi Gelombang 2,5 – 4.0 meter, di Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, dan Selat Sape bagian Selatan," kata Cucu.

Adapun kategori tinggi gelombang 4–6 meter terjadi di Samudra Hindia selatan NTB.

Baca juga: Diterjang Gelombang Tinggi, Kapal Tenggelam di Perairan Lampung, ABK Selamat Berenang ke Pantai

Cucu mengimbau agar seluruh pihak dapat melakukan penataan lingkungan, tidak melakukan pemotongan lereng, atau penebangan pohon yang tidak terkontrol.

Ia juga mengimbau agar dilakukan pemangkasan terhadap dahan dan ranting pohon yang berisiko tumbang.

"Pemerintah daerah, masyarakat harus tetap waspada potensi banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi," kata Cucu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Regional
Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Regional
Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Regional
Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Regional
Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Regional
Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Regional
Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Regional
Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Regional
Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Regional
Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com