Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ribuan Belalang Menyerbu Jalan Raya di Kupang, Videonya Viral

Kompas.com - 21/12/2022, 15:10 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

 KUPANG, KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan ribuan belalang tumpah ruah di badan jalan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 31 detik yang diperoleh Kompas.com, Rabu (21/12/2022), sejumlah anak-anak berpakaian Sekolah Dasar (SD) berdiri di jalan raya sambil menunjuk belalang yang memenuhi jalan.

Baca juga: Pulang ke Kampung Halaman di NTT, Wakil Wali Kota Darwin Berencana Bertemu Gubernur Viktor

Tampak sepeda motor yang dikendarai warga melintas hingga belalang pun beterbangan.

Setelah itu, belalang yang jumlahnya diduga mencapai ribuan itu kembali memenuhi badan jalan.

Lokasi keberadaan ribuan belakang tersebut di RT 008, RW 006, Dusun 002, Desa Netemnanu Selatan, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, NTT.

Baca juga: Belalang Setan Sudah Ada sejak Lama, tetapi Belum Merusak Tanaman di Gunungkidul

Informasi itu dibenarkan Ano Manggar warga, Desa Netemnanu Selatan.

"Benar, lokasinya di Desa kami, sampai saat ini belalang masih berhamburan," ujar Ano, kepada sejumlah wartawan di Kupang, Rabu (21/12/2022) siang.

Menurut Ano, ribuan belalang mengerubuti kawasan tersebut sudah sejak tiga hari lalu.

Warga pun kebingungan mengusir ribuan belalang tersebut.

Sekretaris Desa Netemnanu Selatan Yehuna Andre Sunis, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang untuk menangani fenomena tersebut.

Namun, menurutnya saat ini belum ada konfirmasi jelas dari Dinas Pertanian terkait tindak lanjut laporan.

"Dari Dinas Pertanian belum konfirmasi jelas untuk datang ke lokasi," kata Andre.

Andre mengatakan saat ini warga sedang berupaya menggunakan cara alternatif untuk mengusir belalang tersebut.

"Ada usulan untuk mengusir hama belalang ini dengan cara adat. Mudah-mudahan bisa berhasil," kata dia. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Regional
Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Regional
5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

Regional
Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari 'Treadmill'

Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari "Treadmill"

Regional
Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Regional
Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Regional
Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Regional
Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Regional
Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Regional
Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, 'Terbang' ke Atap dan Tendang Panitia

Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, "Terbang" ke Atap dan Tendang Panitia

Regional
Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Regional
Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Regional
Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Regional
Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com