Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

14 Pengacara Dampingi ART yang Curhat ke Hotman Paris Diperkosa dan Dihamili Anak Majikan

Kompas.com - 10/12/2022, 09:11 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Sebanyak 14 pengacara dipastikan mendampingi seorang perempuan Asisten Rumah Tangga (ART), IO, terduga korban pemerkosaan yang dilakukan anak majikannya namun dilaporkan ke Mapolda Bengkulu.

Perkara ini sempat viral karena korban melaporkan masalahnya ke pengacara Hotman Paris. Ungkapan hati ART tersebut kemudian disampaikan Hotman melalui akun instagram hotmanparisofficial.

Saat ini IO diampingi Yayasan LBH Ibu dan Anak Indonesia Provinsi Bengkulu yang terdiri dari 14 orang pengacara yang ditunjuk berdasarkan kuasa khusus 7 Desember 2022.

Baca juga: Ternyata ART yang Curhat ke Hotman Paris Diperkosa Anak Majikan Pernah Lapor Polisi Namun Ditolak

 

14 Pengacara tersebut diketuai Ilham Patahillah, yang juga Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia Provinsi Bengkulu.

"Ada 14 pengacara yang mendampingi terduga korban," kata Ilham Patahillah saat dikonfirmasi, Jumat (9/12/2022).

Ilham menyebut, saat ini laporan kliennya telah disampaikan ke Mapolda Bengkulu.

"Benar kita dampingi dan sudah terbit LP Polisi No. LP-B/1245/XII/ 2022/SPKT/Polda Bengkulu tertanggal 8 Desember 2022 atas laporan dugaan pemerkosaan terhadap klien kami," tutur Ilham.

Baca juga: Diancam Dikurung, Bocah SD di Lubuklinggau Diperkosa di Tempat Ibadah

Ia menambahkan, pada prinsipnya ia dan 14 pengacara lain menyatakan siap mendampingi korban dan akan mengedepan prinsip kebenaran dan keadilan. Terduga korban telah dimintai keterangan di Mapolda Bengkulu pada Kamis (8/12/2022).

"Harapannya Polda bengkulu bisa meninindaklajuti secara obyektif profesional sesuai hukum yang berlaku, terutama nasib hak asasi manusia anak  dalam kandungan yang harus dilindungi baik pelapor sebagai Ibu maupun anaknya," tambah Ilham.

Selanjutnya Jumat 9 Desember 2022  kliennya dan mendatangi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Bengkulu.

Sebelumnya diberitakan, terduga korban ART menghubungi Hotman Paris dan menyampaikan keluhannya telah menjadi korban pemerkosaan anak majikan hingga hamil.

ART itu meminta pertanggungjawaban namun ditolak lalu melaporkan ke polisi.

Namun ART justru dilaporkan balik oleh keluarga majikannya di Mapolda Bengkulu. Curhatan itu diunggah Hotman Paris Hutapea dalam instagramnya lalu menjadi perhatian publik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulap Kawasan Kumuh, Pemkot Solo Gandeng Shopee untuk Revitalisasi 136 Rumah di Kawasan Semanggi

Sulap Kawasan Kumuh, Pemkot Solo Gandeng Shopee untuk Revitalisasi 136 Rumah di Kawasan Semanggi

Regional
Dikira Penculik, Dua Pengamen Kakak Adik asal Klaten Sempat Diamankan Warga di Boyolali

Dikira Penculik, Dua Pengamen Kakak Adik asal Klaten Sempat Diamankan Warga di Boyolali

Regional
Polisi: Sebelum Bakar Pesawat Susi Air, KKB Sandera 15 Pekerja Bangunan di Nduga

Polisi: Sebelum Bakar Pesawat Susi Air, KKB Sandera 15 Pekerja Bangunan di Nduga

Regional
2 Perempuan Jual Teman Sendiri ke Lelaki Hidung Belang, Dipaksa Ikut Jalan-jalan hingga Diimingi Imbalan Rp 500.000

2 Perempuan Jual Teman Sendiri ke Lelaki Hidung Belang, Dipaksa Ikut Jalan-jalan hingga Diimingi Imbalan Rp 500.000

Regional
Warga Meninggal akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 10 Orang, 47 Masih Dirawat

Warga Meninggal akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 10 Orang, 47 Masih Dirawat

Regional
16 Ternak Babi di Kabupaten TTU Mati Mendadak, 8 di Antaranya Positif ASF

16 Ternak Babi di Kabupaten TTU Mati Mendadak, 8 di Antaranya Positif ASF

Regional
Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Temui Gibran di Loji Gandrung: Mengaku Tak Bahas Sengketa Tanah Sriwedari

Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Temui Gibran di Loji Gandrung: Mengaku Tak Bahas Sengketa Tanah Sriwedari

Regional
Warga Mataram Diminta Waspadai Chikungunya

Warga Mataram Diminta Waspadai Chikungunya

Regional
Bantah Lakukan Pelecehan, Kades di Lombok Tengah Diminta Bersumpah oleh Warga

Bantah Lakukan Pelecehan, Kades di Lombok Tengah Diminta Bersumpah oleh Warga

Regional
Kronologi Kurir Paket Ditusuk Pelanggan Saat COD, Bermula Pelaku Tolak Bayar Pesanan hingga Marah Disebut Tak Punya Uang

Kronologi Kurir Paket Ditusuk Pelanggan Saat COD, Bermula Pelaku Tolak Bayar Pesanan hingga Marah Disebut Tak Punya Uang

Regional
Terganggu Tangisan Saat Main Game Online, Buruh Bangunan Aniaya Bayinya hingga Meninggal

Terganggu Tangisan Saat Main Game Online, Buruh Bangunan Aniaya Bayinya hingga Meninggal

Regional
Saat Kapolsek di Kediri Jadi Dalang di Hadapan Anak TK, Ceritakan 'Penculikan yang Digagalkan'

Saat Kapolsek di Kediri Jadi Dalang di Hadapan Anak TK, Ceritakan "Penculikan yang Digagalkan"

Regional
Gibran Pastikan PBB Solo Tak Jadi Naik, Kejar Pendapatan Daerah dari Sektor Lain

Gibran Pastikan PBB Solo Tak Jadi Naik, Kejar Pendapatan Daerah dari Sektor Lain

Regional
Ramai Pesan Berantai Kasus Penculikan Anak di Bali, Polisi Selidiki Penyebar Pertama

Ramai Pesan Berantai Kasus Penculikan Anak di Bali, Polisi Selidiki Penyebar Pertama

Regional
Terlibat Penipuan Berkedok Investasi, Pengusaha Asal Yogyakarta Ditangkap Saat Bawa Pistol Ilegal

Terlibat Penipuan Berkedok Investasi, Pengusaha Asal Yogyakarta Ditangkap Saat Bawa Pistol Ilegal

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.