Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persiapan Midodareni Kaesang-Erina, Presiden Jokowi dan Keluarga Menuju ke Yogyakarta

Kompas.com - 09/12/2022, 13:34 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya berangkat menuju Yogyakarta setelah melakukan shalat Jumat.

Terpantau, pada Jumat (9/12/2022) pukul 13.14 WIB, rombongan Presiden meninggalkan kediaman Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Presiden Jokowi dan Kaesang Pangarep Shalat Jumat di Masjid Korem Solo

Terlihat Presiden sempat melambaikan tangan dan memangku Jan Ethes Srinarenda saat akan keluar dari gang kediamannya.

Presiden terlihat menggunakan kemeja putih saat berangkat ke Yogyakarta untuk persiapan acara pernikahan anak bungsunya, Kaesang Pangarep, dengan Erina Gudono.

"Nanti shalat Jumat, (setelahnya) langsung menuju ke Yogyakarta. Persiapan nanti malam (midodareni)," jelas Jokowi.

Selama perjalanan ke Yogyakarta atau kembali nantinya, pengamanan Presiden dengan keluarga dijamin keamanannya.

Panglima TNI Jenderal Andika mengatakan, personel gabungan disiapkan sepanjang rute keberangkatan.

Mulai dari Kota Solo, kemudian Kartasura, Sukoharjo. Dilanjutkan ke Klaten dan mengarah ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kita siapkan 130 pasukan cadangan di sini (Kota Solo) dan 130 pasukan di Yogya. Total yang kita libatkan untuk TNI 9.600 personel. Tapi total dengan Polri, dibawa personel gabungan, total ada 11.800 personel," tegas Jenderal Andika di Solo, Kamis (8/12/2022).

Baca juga: Saat Jokowi Tidak Kuat Gendong Kaesang dalam Prosesi Bopongan...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polisi Gagalkan Aksi Pemuda yang Hendak Bunuh Diri di Sumba Barat NTT

Polisi Gagalkan Aksi Pemuda yang Hendak Bunuh Diri di Sumba Barat NTT

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Regional
300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

Regional
Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: 'Buffer Zone' Harus segera Dibuat

Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: "Buffer Zone" Harus segera Dibuat

Regional
Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com