Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Kebakaran KM Express Cantika 77, Berkas Perkara Tersangka Nakhoda Dilimpahkan ke Jaksa

Kompas.com - 09/12/2022, 13:33 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Kriminal Umum serta Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendalami kasus kebakaran Kapal Express Cantika 77 yang menewaskan 20 orang penumpang.

Nakhoda kapal, Edwin Pareda (50), telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di Markas Polda NTT.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTT Komisaris Besar Pol Ariasandy, mengatakan, berkas perkara tersangka Edwin telah lengkap atau P21.

Baca juga: Ahli Waris Korban Kapal Cantika asal Gresik yang Dimakamkan di Kupang Berada di Malaysia

"Berkas tersebut baru dinyatakan lengkap pada 8 Desember 2022 dan langsung dilakukan pelimpahan tahap dua ke Kejaksaan Tinggi," ujar Ariasandy kepada sejumlah wartawan di Markas Polda NTT, Jumat (9/12/2022).

Dia menyebut, berkas perkara ini dinyatakan lengkap oleh jaksa peneliti berkas pada Kejaksaan Tinggi NTT.

Baca juga: Jadi Tersangka, Nakhoda Kapal Cantika 77 Dijerat Pasal Berlapis dan Terancam 10 Tahun Penjara

Menurut Ariasandy, berkas tersebut dinyatakan lengkap berkat kerja keras dari tim penyidik Dit Reskrimum dan Dit Polairud Polda NTT.

"Penyidik berusaha melengkapi petunjuk jaksa dan sudah dinyatakan lengkap. Hari ini, kita langsung tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti," kata dia.

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda NTT, AKBP Albertus Andrean, mengatakan, proses penyidikan kasus yang menelan 20 orang korban meninggal dunia dan 17 orang hilang itu sudah berlangsung selama satu bulan.

Tersangka, kata Albertus, dijerat Pasal 302 Ayat (3) juncto Pasal 117 Ayat (2) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran sebagaimana perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.

Terkait adanya tersangka baru, pihak penyidik terus melakukan pengembangan dan penyidikan serta terus berkoordinasi dan komunikasi dengan jaksa.

"Tidak menutup kemungkinan untuk penambahan tersangka baru. Dan kita terus melakukan pengembangan. Sejauh ini masih satu tersangka," ujarnya.

Untuk penyebab kebakaran, diduga akibat hubungan arus pendek. Namun, kata dia, semuanya itu akan dibuktikan di pengadilan saat sidang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Anak Orang Tanpa Izin, Seorang Dosen Nyaris Dihajar Massa

Bawa Anak Orang Tanpa Izin, Seorang Dosen Nyaris Dihajar Massa

Regional
Air Terjun Temam: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Air Terjun Temam: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Bapenda Solo Sebut Wajib Pajak Alami Kenaikan PBB 400-500 Persen Ada 176 Orang

Bapenda Solo Sebut Wajib Pajak Alami Kenaikan PBB 400-500 Persen Ada 176 Orang

Regional
Airlangga Akui Gibran Berpotensi Nyaleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Airlangga Akui Gibran Berpotensi Nyaleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Regional
Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari 'Video Call Sex' Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari "Video Call Sex" Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Regional
Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Regional
Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Regional
Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Regional
Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Regional
Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Regional
Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Regional
Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Regional
Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Regional
Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Regional
6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.