Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesan Jokowi kepada Erick Thohir yang Tangani Pernikahan Kaesang-Erina: Jangan Beda-bedakan Tamu

Kompas.com - 08/12/2022, 16:53 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Editor

SOLO, KOMPAS.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengaku mendapat pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), di tengah persiapan pernikahan anak bungsnya, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

Erick menyampaikannya saat mengecek kembali lokasi ngunduh mantu Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran, Solo, Kamis (8/12/2022).

Dilansir TribunSolo, Erick didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan kakak kandung Kaesang.

Baca juga: 16 Ribu Paket Makanan Gratis Saat Pernikahan Kaesang dan Erina di Solo, Dibagikan di Sriwedari dan Ngarsopuro

Kepada awak media, mantan bos Inter Milan itu memaparkan bahwa Presiden Jokowi meminta semua tamu diperlakukan setara.

"Melayani undangan secara setara itu yang paling penting. Bapak dan pengantin maunya pelayanan maksimal," jelas dia. "Tidak membeda-bedakan siapa yang diundang," lanjutnya.

Erick Thohir melanjutkan, mulai dari tamu kehormatan negara hingga pedagang angkringan yang menerima undangan akan dijamu di Pura Mangkunegaran.

Mereka akan mendapatkan pelayanan maksimal tanpa dibedakan status sosialnya.

Hanya saja, Erick mengatakan ada beberapa tamu yang masuk kategori penting (VVIP) yang menggunakan transportasi berbeda demi alasan keamanan.

"Wapres dan tamu negara tidak pakai bus," terangnya.

Baca juga: Panglima TNI Cek Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina hingga Gang Kampung di Kota Solo

Erick menerangkan, rencananya tamu resepsi pernikahan Kaesang-Erina akan dibagi dalam dua sesi, yakni pagi dan malam.

Untuk sesi pagi dimulai pukul 09.30-14.00 WIB. Sementara sesi malam bakal dihelat pukul 19.00-21.30 WIB.

"Semua dari pagi sampai malam ada VVIP. Tidak mungkin fokus dalam satu waktu," jelasnya.

Erick menambahkan, dirinya tidak tahu persis siapa saja pemimpin dunia yang mengonfirmasi hadir. "Itu Bu Menlu (Retno Marsudi) yang tahu," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Pesan Jokowi Kepada Erick Thohir yang Tangani Pernikahan Kaesang-Erina : Jangan Beda-bedakan Tamu

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com