Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

600 Polisi Dikerahkan ke Pulau Haruku untuk Amankan Ritual Adat Cakalele

Kompas.com - 07/12/2022, 17:06 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Sebanyak 600 personel kepolisian dikerahkan ke Desa Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, untuk mengamankan prosesi adat Maa’tenu dan atraksi Cakalele yang akan berlangsung pada Kamis (8/12/2022).

Ratusan anggota polisi ini diberangkatkan dari Ambon menuju Pulau Haruku dengan menumpangi kapal feri dari dermaga Wai pada Rabu (7/12/2022).

“Tadi pagi sebanyak 600 personel yang akan melakukan pengamanan di sana sudah dikerahkan ke Pulau Haruku,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Moyo Utomo kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Sepakat Berdamai, Perwakilan 2 Desa di Pulau Haruku Tanda Tangani Pernyataan Rekonsiliasi

Adapun 600 personel kepolisian yang dikerahkan ke Desa Pelauw terdiri dari personel Polres Pulau Ambon, Samapta Polda Maluku dan Brimob.

“Itu gabungan, jadi selain dari Polresta ada juga dari Samapta Polda dan Brimob,” katanya.

Tradisi Ma’atenu atau atraksi Cakalele di Desa Pelauw telah berlangsung secara trun-temurun sejak ratusan tahun yang lalu.

Baca juga: Senjata Api yang Akan Diselundupkan ke Papua Dibeli Seharga Rp 15 Juta dari Seseorang di Pulau Haruku

Dalam tradisi ini, para peserta biasanya akan memakai pakaian serba putih sambil membawa parang dan juga benda tajam lainnya. Mereka kemudian menunjukkan kesaktiannya dengan mengiris dan menusuk setiap bagian tubuh dengan parang yang mereka bawah.

Biasanya, peserta lain juga akan memotong atau mengiris tubuh peserta lainnya hingga parang yang mereka gunakan patah. Menariknya, dalam tradisi ini tak ada satu pun dari para peserta yang terluka, meski parang yang diguankan terlebih dahulu harus diasah ketajamannya.

Tardisi tersebut biasanya dilaksanakan setiap tiga tahun sekali, terakhir tradisi ini digelar di Desa Pelauw pada 2009 lalu.

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada Kamis (8/12/2022) itu juga akan dihadiri oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Ruruh Aris Setyawibawa dan para pejabat Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Lelaki di Kendal Tewas dan Istrinya Luka Parah Dianiaya oleh Tetangga

Seorang Lelaki di Kendal Tewas dan Istrinya Luka Parah Dianiaya oleh Tetangga

Regional
Cegah Penyakit Menular Hewan Masuk NTT, 569 kilogram Olahan Daging Dimusnahkan di Perbatasan RI-Timor Leste

Cegah Penyakit Menular Hewan Masuk NTT, 569 kilogram Olahan Daging Dimusnahkan di Perbatasan RI-Timor Leste

Regional
2 Oknum TNI Ditangkap karena Bawa Narkoba 20 Kg, Pangdam Tanjungpura Tuntut Pelaku Dihukum Mati

2 Oknum TNI Ditangkap karena Bawa Narkoba 20 Kg, Pangdam Tanjungpura Tuntut Pelaku Dihukum Mati

Regional
Polres Malinau Digeruduk Massa Bersenjata Tajam, Polisi Berlarian, Terdengar Suara Pecahan Kaca dan Teriakan

Polres Malinau Digeruduk Massa Bersenjata Tajam, Polisi Berlarian, Terdengar Suara Pecahan Kaca dan Teriakan

Regional
Kasus Bayi 8 Bulan yang Jari Kelingkingnya Tergunting Perawat, Keluarga Minta Bantuan Hotman Paris

Kasus Bayi 8 Bulan yang Jari Kelingkingnya Tergunting Perawat, Keluarga Minta Bantuan Hotman Paris

Regional
Polda Kaltara Pastikan Usut Tuntas Kasus Warga Malinau yang Tewas Tertembak Saat Operasi Penangkapan Narkoba

Polda Kaltara Pastikan Usut Tuntas Kasus Warga Malinau yang Tewas Tertembak Saat Operasi Penangkapan Narkoba

Regional
Siswa SD di Maluku Tewas Ditembak Temannya dari Jarak 1 Meter, Pelaku Mengira Senapan Tak Berpeluru

Siswa SD di Maluku Tewas Ditembak Temannya dari Jarak 1 Meter, Pelaku Mengira Senapan Tak Berpeluru

Regional
Massa Geruduk Mapolres Malinau, Tak Terima Ada Seorang Warga Adat Tertembak Mati

Massa Geruduk Mapolres Malinau, Tak Terima Ada Seorang Warga Adat Tertembak Mati

Regional
Viral Video Pemotor Adu Mulut dengan Sopir Bus di Banyumas, Diduga Gara-gara Serobot Lampu Merah

Viral Video Pemotor Adu Mulut dengan Sopir Bus di Banyumas, Diduga Gara-gara Serobot Lampu Merah

Regional
Bawa Ganja dari Papua Nugini, Pria di Papua Barat Ditangkap Polisi

Bawa Ganja dari Papua Nugini, Pria di Papua Barat Ditangkap Polisi

Regional
Soal Jari Bayi 8 Bulan Putus Tergunting Perawat, Manajemen RS Muhammadiyah Palembang Dipanggil DPRD Sumsel

Soal Jari Bayi 8 Bulan Putus Tergunting Perawat, Manajemen RS Muhammadiyah Palembang Dipanggil DPRD Sumsel

Regional
Resmikan Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark, Airlangga Puji Gibran

Resmikan Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark, Airlangga Puji Gibran

Regional
Diduga Selundupkan 20 Kg Sabu dari Malaysia, 2 Oknum TNI di Kalbar Ditangkap

Diduga Selundupkan 20 Kg Sabu dari Malaysia, 2 Oknum TNI di Kalbar Ditangkap

Regional
Diduga Diterkam Buaya, Pemancing di Kutai Timur Hilang

Diduga Diterkam Buaya, Pemancing di Kutai Timur Hilang

Regional
Bobol Tas Pengunjung Pemandian Umum, Seorang Pencuri Ditangkap

Bobol Tas Pengunjung Pemandian Umum, Seorang Pencuri Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.