Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/12/2022, 11:09 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Truk Over Dimension and Over Loading (ODOL) memang masih marak dijumpai di jalanan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Hal ini tentu sangat membahayakan bagi pengendara lainnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan akan menargetkan bebas truk Odol pada 2023 mendatang.

Baca juga: Harga Barang Terancam Naik gara-gara Penerapan Zero ODOL pada 2023

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Elvin Junaidi menegaskan, pihaknya akan menggencarkan kegiatan razia rutin untuk menertibkan keberadaan angkutan Odol yang kembali marak dan banyak beredar terutama di luar jam edar yang ditentukan.

"Saat ini kami (Dishub) bersama Satpol PP, TNI dan Polri tengah menggencarkan razia rutin. Di mana salah satunya menyasar kendaraan Odol,” kata Elvin pada Selasa (6/12/2022).

Razia rutin tersebut bertujuan agar kendaraan angkutan barang dan penumpang mematuhi aturan yang berlaku. Tujuannya untuk keselamatan kita bersama.

Petugas gabungan juga menjaring mobil barang dan angkutan penumpang umum yang tidak melakukan uji KIR secara berkala dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan lainnya.

“Kami juga melibatkan petugas UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB). Kendaraan yang tidak melakukan uji KIR secara berkala dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan lainnya dilakukan tindakan," terang Elvin

Disebutkan Elvin bahwa dalam beberapa kali razia yang dilakukan Dishub, terdapat sejumlah Odol terjaring dan kebanyakan berasal dari luar daerah.

Hal ini pun menjadi perhatian khusus saat razia digelar. Komitmen ini, juga ada kaitannya dengan kecelakaan maut di perempatan traffic light simpang Muara Rapak.

Dirinya mengakui, bahwa memang ketika razia tidak digencarkan para truk ini kembali kucing-kucingan. Untuk menerapkan posko seperti sebelumnya, personil mereka sangat terbatas.

Baca juga: Kemenhub Pastikan Tidak Ada Pengecualian Pemberantasan ODOL

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Regional
Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Regional
Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Regional
Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Regional
Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Regional
Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Regional
Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Regional
Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Regional
Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Regional
6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

Regional
Hadapi Potensi Gempa M 6,5 dari Sesar Cimandiri, Bupati Sukabumi Contoh Mitigasi Jepang

Hadapi Potensi Gempa M 6,5 dari Sesar Cimandiri, Bupati Sukabumi Contoh Mitigasi Jepang

Regional
Bandar Sabu di Lampung Gunakan Instagram, Bermodus Jual Permen secara COD

Bandar Sabu di Lampung Gunakan Instagram, Bermodus Jual Permen secara COD

Regional
Usai Olah TKP, Korban Pelecehan Seksual Wanita di Jambi Bertambah Jadi 17 Anak

Usai Olah TKP, Korban Pelecehan Seksual Wanita di Jambi Bertambah Jadi 17 Anak

Regional
Cegah Penculikan Anak, Perangkat Desa di Babel Rekam Identitas Pemulung

Cegah Penculikan Anak, Perangkat Desa di Babel Rekam Identitas Pemulung

Regional
Karena Narkoba dan Desersi, 2 Orang Polisi di Gorontalo Dipecat

Karena Narkoba dan Desersi, 2 Orang Polisi di Gorontalo Dipecat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.