Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil, Seorang Pria di Ende Ditangkap

Kompas.com - 06/12/2022, 20:22 WIB
Serafinus Sandi Hayon Jehadu,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

ENDE, KOMPAS.com - Seorang ayah di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial KA ditangkap karena diduga memerkosa putri kandungnya, MS, sebanyak tiga kali. Akibat perbuatan sang ayah, MS kini hamil empat bulan.

Kepala Satuan Reskrim Polres Ende Iptu Yance Kadiaman mengatakan, KA ditahan di Polres Ende demi kepentingan pemeriksaan.

Baca juga: Penyidik Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi Penahan Tebing di Ende ke Kejaksaan

"Saat ini pelaku telah ditangkap dan diamankan di Polres Ende," ujar Yance saat dihubungi, Selasa (6/12/2022) malam.

Yance mengungkapkan, peristiwa ini pertama kali terjadi Juli 2022 sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu korban sedang bermain ponsel. Pelaku lalu mendekati korban dan memerkosanya. 

Peristiwa kedua terjadi pada Agustus. Saat itu, pelaku memanggil korban yang memasak di dapur. Pelaku memanggil dan membujuk korban bermain ponsel di kamar.

"Selanjutnya tersangka meraba-raba di badannya korban lalu tersangka membuka celana korban dan melakukan hubungan badan dengan korban," ujarnya.


Pada Selasa (29/11/2022) pukul 22.00 Wita, pelaku kembali memerkosa korban di rumah kos. Peristiwa itu berawal ketika korban dan pelaku menghadiri acara wisuda.

Pelaku yang sedang mabuk mengajak korban pulang ke rumah kos. Tiba di kos korban, pelaku langsung melakukan tindakan bejatnya.

Baca juga: Alasan Pria di Ende Lakukan Penganiayaan, Polisi: Korban Tak Mengaku Lecehkan Keponakan Pelaku

Yance melanjutkan, kasus ini dilaporkan ke Polisi berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/240 /XII/2022/SPKT/POLRES ENDE/ POLDA NTT, tertanggal 6 Desember 2022.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung bergerak dan menangkap pelaku.

Pelaku juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku dijerat Pasal 82 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 juncto pasal 76 E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukuman 20 tahun penjara," ujar mantan Kapolsek Kewapante ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Ada Rekayasa Lalu Lintas di Solo Saat Final Piala Dunia U17, Ini Lokasi Parkir Penonton

Ada Rekayasa Lalu Lintas di Solo Saat Final Piala Dunia U17, Ini Lokasi Parkir Penonton

Regional
Sekjen Gerindra Sebut Julukan Prabowo 'Gemoy' Tak Menurunkan Substansi Demokrasi

Sekjen Gerindra Sebut Julukan Prabowo "Gemoy" Tak Menurunkan Substansi Demokrasi

Regional
Pria di Manggarai NTT Aniaya serta Bakar Istri dan Anak, 1 Tewas

Pria di Manggarai NTT Aniaya serta Bakar Istri dan Anak, 1 Tewas

Regional
Pengemis 'Elit' Seminggu Menginap di Hotel, Terjaring Razia Satpol PP Ponorogo

Pengemis "Elit" Seminggu Menginap di Hotel, Terjaring Razia Satpol PP Ponorogo

Regional
Kampanye Perdana, Prabowo Disambut Ribuan Santri di Ponpes Tasikmalaya

Kampanye Perdana, Prabowo Disambut Ribuan Santri di Ponpes Tasikmalaya

Regional
Hendak ke Pasar, Nenek di Lampung Diculik dan Dirampas Uangnya Rp 25 Juta

Hendak ke Pasar, Nenek di Lampung Diculik dan Dirampas Uangnya Rp 25 Juta

Regional
Pelajar di Bogor Tewas Dibacok Sepulang Sekolah, Bukan Kasus Pertama

Pelajar di Bogor Tewas Dibacok Sepulang Sekolah, Bukan Kasus Pertama

Regional
Sekjen Gerindra Sebut Prabowo Minta Dukungan IKN Harus Ditambah agar Maksimal

Sekjen Gerindra Sebut Prabowo Minta Dukungan IKN Harus Ditambah agar Maksimal

Regional
Kisah Desa Megulungkidul Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Kafe Anggur, Sumbang PAD Puluhan Juta

Kisah Desa Megulungkidul Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Kafe Anggur, Sumbang PAD Puluhan Juta

Regional
Ganjar Akan Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende Hari Ini

Ganjar Akan Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende Hari Ini

Regional
Santri di Jambi Di-'bully' Senior sampai Masuk RS, Orangtua: Saya Tak Mau Damai

Santri di Jambi Di-"bully" Senior sampai Masuk RS, Orangtua: Saya Tak Mau Damai

Regional
TKN Prabowo-Gibran soal Pernyataan FX.Rudy: Kita Jawab dengan Senyum

TKN Prabowo-Gibran soal Pernyataan FX.Rudy: Kita Jawab dengan Senyum

Regional
Kasus Penyiraman Air Keras di Solo Dipicu Sakit Hati, Korban Alami Gangguan Penglihatan

Kasus Penyiraman Air Keras di Solo Dipicu Sakit Hati, Korban Alami Gangguan Penglihatan

Regional
Tangis Bocah 10 Tahun di Riau, Teringat Sang Ayah yang Gugur Saat Tugas di Polairud

Tangis Bocah 10 Tahun di Riau, Teringat Sang Ayah yang Gugur Saat Tugas di Polairud

Regional
Mahasiswa Kupang Tanya ke Ganjar Apakah Akan Mewariskan Kekuasaan ke Keluarga

Mahasiswa Kupang Tanya ke Ganjar Apakah Akan Mewariskan Kekuasaan ke Keluarga

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com