Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/12/2022, 14:35 WIB

OKU SELATAN, KOMPAS.com- Seorang AD (16) seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan ditemukan tewas setelah dinyatakan hilang selama 11 hari.

Penemuan AD pun berlangsung pada Minggu (4/12/2022), saat seorang warga sedang berjalan menuju kebun kopi miliknya di Desa Pematang Danau, Kecamatan Sindang Danau, OKU Selatan.

Kepala Desa Pematang Danau Ziplan mengatakan, saat mayat tersebut ditemukan kondisi telah membusuk.

“Sebagian ada tinggal tulang belulang. Awalnya warga mau ke kebun kopi untuk menyemprot, tapi ada bau busuk setelah ditelusuri ternyata mayat manusia,” kata Ziplan, Senin (6/12/2022).

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Pelajar SMA Tewas di Gorong-gorong Sempat Diajak Mabuk Pelaku

Usai potongan tubuh itu diketahui adalah manusia, warga setempat pun langsung melapor ke polisi hingga dilakukan evakuasi.

Hasilnya, korban diketahui adalah seorang pelajar SMP inisial AD (16) yang sebelumnya dikabarkan hilang sejak Rabu (23/11/2022).

“Potongan tubuh korban berserakan di sekitar lokasi, sebagian juga sudah tinggal tulang. Korban sudah hilang selama 11 hari, ” ujarnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Acep Yuli Sahara membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Baca juga: Makam di Sulbar Dibongkar, Jenazah Diotopsi, Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

Acep menjelaskan, dari hasil penyelidikan AD bukanlah korban mutilasi meskipun potongan tubuhnya ditemukan berserakan.

“Benar itu korban pembunuhan, tapi bukan mutilasi. Potongan tubuh itu terpisah karena diduga dimakan hewan buas, sebab korban sudah meninggal lebih dari tiga hari,” ujar Acep.

Menurut Acep mereka saat ini masih terus mengumpulkan saksi dan bukti-bukti untuk mengejar pelaku pembunuhan termasuk motifnya.

Selain itu, jenazah korban pun telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Kami masih terus melakukan pengembangan,” ungkap Acep.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Program Bupati Erwin Octavian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Seluma

5 Program Bupati Erwin Octavian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Seluma

Regional
Tindak Lanjuti Arahan Ganjar Pranowo, 71 Desa di Purworejo Dipetakan Masuk Kategori Merah Kemiskinan Ekstrem

Tindak Lanjuti Arahan Ganjar Pranowo, 71 Desa di Purworejo Dipetakan Masuk Kategori Merah Kemiskinan Ekstrem

Regional
Eks Manajer Bank BUMN di Kepri dan Kekasihnya Divonis Bersalah Curi Rp 2,3 Miliar Uang Perusahaan

Eks Manajer Bank BUMN di Kepri dan Kekasihnya Divonis Bersalah Curi Rp 2,3 Miliar Uang Perusahaan

Regional
Panah Bocah Perempuan Berumur 11 Tahun, Remaja di Minahasa Ditangkap

Panah Bocah Perempuan Berumur 11 Tahun, Remaja di Minahasa Ditangkap

Regional
Kurang dari Seminggu 4 Warga Aceh Diterkam Harimau, Pengamat: Gara-gara Hutan Rusak

Kurang dari Seminggu 4 Warga Aceh Diterkam Harimau, Pengamat: Gara-gara Hutan Rusak

Regional
Cerita Hana Lolos dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Kini Lapor Polisi dan Berharap Uang Rp 100 Juta Kembali

Cerita Hana Lolos dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Kini Lapor Polisi dan Berharap Uang Rp 100 Juta Kembali

Regional
Klarifikasi Papdesi Bengkulu: Tak Ada Pengurus yang Marah ke Apip

Klarifikasi Papdesi Bengkulu: Tak Ada Pengurus yang Marah ke Apip

Regional
Pembakaran Hotel di Lombok Timur, Polisi: Disebabkan Konflik Lama akibat Pembangunan Tembok

Pembakaran Hotel di Lombok Timur, Polisi: Disebabkan Konflik Lama akibat Pembangunan Tembok

Regional
Namanya Tak Dimasukkan Anggota PPS, ASN di Sultra Mengamuk di Kantor Sekretariat

Namanya Tak Dimasukkan Anggota PPS, ASN di Sultra Mengamuk di Kantor Sekretariat

Regional
Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Regional
Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

Regional
Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Regional
Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Regional
2 Wanita Tunawicara di Dompu Dikepung dan Nyaris Dihakimi Warga, Dikira Pelaku Penculikan Anak

2 Wanita Tunawicara di Dompu Dikepung dan Nyaris Dihakimi Warga, Dikira Pelaku Penculikan Anak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.