Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nikita Mirzani Tak Kecewa Eksepsinya Ditolak: Ingin Tatap Muka dengan Dito Mahendra

Kompas.com - 05/12/2022, 18:17 WIB

KOMPAS.com - Nikita Mirzani, terdakwa kasus pencemaran nama baik dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, mengaku ingin bertemu langsung dengan Dito Mahendra di persidangan.

Hal itu diungkapkannya usai mendengar eksepsinya ditolak oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang, Banten, Senin (5/12/2022).

Nikita pun mengaku tak kecewa dengan keputusan majelis hakim tersebut.

Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani, Sidang Pencemaran Nama Baik Dito Mahendra Dilanjutkan

"(Kecewa) Enggak dong, justru aku penginnya ini dilanjutin supaya bisa tatap muka langsung (dengan Dito Mahendra), kan karena selama ini kan di awang-awang kayak angin. Dia hanya bisa meneror tidak bisa berhadapan muka langsung," kata Nikita usai persidangan di PN Serang, Senin.

Baca juga: Eksepsinya Ditolak, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Dito Mahendra di Persidangan

"Harapan aku ketemu Dito Mahendra. Kalian bisa mendengarkan menyaksikan apa-apa aja yang aku buka, bagaimana kedekatan Mahendra dengan oknum-oknum yang ada di Serang. Nanti kalian bisa dengar," sambung Nikita.

Hal senada juga diungkapkan oleh kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid. Menurutnya, penolakan eksepsi justru akan menjelaskan duduk perkara kasus yang menimpa kliennya.

"Ya harus ditolak. Kalau ditolak, kalian tidak bisa ketemu Dito Mahendra dong, enggak seru kan. Mulai besok kan pemanggilan pelapor bisa lihat bagaimana bentuknya Dito Mahendra, saksinya seperti apa," ujar Fahmi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Dedy Adi Saputra saat membacakan putusan penolakan eksepsi terdakwa Nikita Mirzani dalam persidangan Senin (5/12/2022).

Majelis Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk melanjutkan pembuktian terkait perkara yang menjerat Nikita.

"Memerintahkan kepada jaksa penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Nikita Mirzani menghadirkan seluruh saksi-saksi ," ucap hakim.

(Penulis : Kontributor Serang, Rasyid Ridho | Editor : David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Lari Uang Kontraktor Rp 70 Juta, Eks Kabid Dispora di Sumsel Ditangkap Polisi

Bawa Lari Uang Kontraktor Rp 70 Juta, Eks Kabid Dispora di Sumsel Ditangkap Polisi

Regional
KKB Tembak Seorang Warga di Intan Jaya

KKB Tembak Seorang Warga di Intan Jaya

Regional
Pendaki Wanita asal Madiun Ditemukan Tewas di Gunung Lawu, Belum Pernah Mendaki hingga Sempat Pamit Keluarga

Pendaki Wanita asal Madiun Ditemukan Tewas di Gunung Lawu, Belum Pernah Mendaki hingga Sempat Pamit Keluarga

Regional
Pendaki Wanita yang Tewas di Gunung Lawu Berhasil Dievakuasi, Polisi Ungkap Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan

Pendaki Wanita yang Tewas di Gunung Lawu Berhasil Dievakuasi, Polisi Ungkap Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan

Regional
Arti DPT, DPTb, DPK serta Istilah Terkait Daftar Pemilih dalam Pemilu

Arti DPT, DPTb, DPK serta Istilah Terkait Daftar Pemilih dalam Pemilu

Regional
Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia Terendam Banjir, 3 Sekolah di Nunukan Diliburkan

Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia Terendam Banjir, 3 Sekolah di Nunukan Diliburkan

Regional
Propam Polda Lampung Periksa 2 Polisi Penembak Warga Diduga Curi Sawit

Propam Polda Lampung Periksa 2 Polisi Penembak Warga Diduga Curi Sawit

Regional
Pegiat HAM di Sikka Bangun Tenda di Halaman Kantor Kejaksaan, Protes Penanganan Kasus Dugaan Korupsi BTT Bencana

Pegiat HAM di Sikka Bangun Tenda di Halaman Kantor Kejaksaan, Protes Penanganan Kasus Dugaan Korupsi BTT Bencana

Regional
Oknum Polisi di Aru Ditangkap Saat Ambil Paket Sabu-sabu, Begini Kronologinya

Oknum Polisi di Aru Ditangkap Saat Ambil Paket Sabu-sabu, Begini Kronologinya

Regional
Perempuan Tewas usai Gugurkan Kandungan di Kamar Hotel, Polisi Temukan Janin 8 Bulan di Plastik hingga Tangkap 2 Pelaku

Perempuan Tewas usai Gugurkan Kandungan di Kamar Hotel, Polisi Temukan Janin 8 Bulan di Plastik hingga Tangkap 2 Pelaku

Regional
Geger Upaya Penculikan Siswi SD di Banyumas, Polisi: Itu Hoaks

Geger Upaya Penculikan Siswi SD di Banyumas, Polisi: Itu Hoaks

Regional
Ngobrol dengan Megawati, Ganjar Ungkap Dapat Sejumlah Pesan

Ngobrol dengan Megawati, Ganjar Ungkap Dapat Sejumlah Pesan

Regional
Pesan Bambang Pacul untuk Kaesang: Yang Paling Penting Itu Cocok kalau Masuk Partai

Pesan Bambang Pacul untuk Kaesang: Yang Paling Penting Itu Cocok kalau Masuk Partai

Regional
Kronologi Jembatan Gantung di Papua Pegunungan Terputus, Diduga Kelebihan Beban hingga Hanyutkan 3 Polisi dan 1 TNI

Kronologi Jembatan Gantung di Papua Pegunungan Terputus, Diduga Kelebihan Beban hingga Hanyutkan 3 Polisi dan 1 TNI

Regional
Bukit Kelam: Daya Tarik, Letak, dan Rute

Bukit Kelam: Daya Tarik, Letak, dan Rute

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.