Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Garut Diguncang Gempa Magnitudo 6,1, Bupati Minta Masyarakat Tenang

Kompas.com - 04/12/2022, 00:25 WIB
Ari Maulana Karang,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

GARUT, Kompas.com - Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 yang telah dimutakhirkan menjadi magnitudo 6,1berpusat di Kecamatan Mekarmukti Kabupaten Garut. Gempa yang Sabtu (3/12/2022) sore itu, terasa hingga sejumlah wilayah di Jawa Barat. 

Hingga Sabtu malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyebut belum ada laporan terkait korban jiwa.

Namun akibat gempa tersebut, ada beberapa bangunan mengalami kerusakan ringan. Di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng, ada satu rumah dilaporkan rusak. Kemudian di Desa Jatiwangi satu rumah dan ruangan dapur di sebuah sekolah dasar juga dilaporkan rusak.

Baca juga: Gempa Garut Magnitudo 6,1, Plafon Rumah Lansia di Kota Tasikmalaya Ambruk

Selain itu, satu rumah di Desa Cigadog Kecamatan Cikelet mengalami rusak ringan. Kemudian di Desa Putra Jawa Kecamatan Selaawi, tercatat satu rumah rusak ringan dan satu penghuninya mengalami luka akibat tertimpa genting. Korban luka sudah perawatan di Puskesmas terdekat.

Bupati Garut Rudy Gunawan, dalam keterangan resminya mengingatkan para camat dan kepala desa untuk mewaspadai adanya gempa susulan sebagaimana peringatan dari BMKG.

Selain itu, aparat di daerah juga diingatkan ancaman bencana akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Selatan Garut.

"Saya minta masyarakat tetap tenang, kita sudah siapkan posko untuk terus memantau," katanya.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi video-video yang beredar di media sosial yang seolah-olah menggambarkan dampak gempa di Garut. Padahal video tersebut gambar dari gempa di Cianjur.

"Gambar-gambar hoaks gempa Cianjur telah menyebar, seolah-olah di Garut. Jangan termakan hoax, masyarakat harus tetap tenang," katanya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Regional
Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Regional
Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Regional
Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Regional
Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Regional
Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Regional
Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Regional
3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

Regional
Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Regional
Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Regional
Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Regional
Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode 'Long-acting'

Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode "Long-acting"

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Regional
Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com