Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

105 Personel Brimob Polda NTT Dikirim ke Papua untuk Operasi Damai Cartenz

Kompas.com - 02/12/2022, 13:53 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 105 personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT), dikirim ke Papua untuk bergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz.

Sebelum dikirim, ratusan personel Brimob setingkat kompi itu mengikuti kegiatan asesmen dari Korps Brimob Polri.

Baca juga: Temui Warga Alor, Kabid Propam Polda NTT Beri Nomor WA supaya Melapor jika Ada Polisi Jadi Calo Penerimaan Casis Polri

Kegiatan yang diisi dengan pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan serta peragaan ini digelar di Lapangan Mapolda NTT, Jumat (2/12/2022).

Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma menjelaskan, Polda NTT dipercaya menyiapkan satu komppi untuk ditugaskan dalam Satgas Operasi Damai Cartenz.

"Selanjutnya besok kita akan adakan upacara pemberangkatan di Mako Brimob Polda NTT, kemudian hari Minggu, mereka akan berangkat menuju ke Jakarta latihan lagi di Pusat Latihan Brimob di Cikeas bersama dengan beberapa pasukan Brimob dari Polda-Polda lainnya. Setelah itu barulah mereka ditugaskan ke Papua," ujar Johni di Kupang, Jumat.

Dia menyebut, Kompi Brimob Polda NTT yang akan diberangkatkan ke Papua, ditunjuk langsung oleh Komandan Korps Brimob Polri.

"Ini merupakan satu kepercayaan, artinya Brimob NTT mampu melaksanakan tugas dengan baik. Melaksanakan pengamanan, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di daerah operasi, sehingga dipercaya lagi untuk diberangkatkan," sebut Johni.

Pasukan Brimob Polda NTT, kata Johni, akan melaksanakan tugas selama satu tahun di Papua. Mereka bertugas menjaga dan menjamin keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Di daerah operasi, Pasukan Brimob Polda NTT akan melaksanakan tugas pengamanan, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk juga upaya-upaya untuk mengajak, menyakinkan saudara-saudara kita yang masih bertentangan dengan NKRI untuk bersatu dengan NKRI," jelas Johni.

Baca juga: Sepanjang November, 264 Gempa Bumi Tercatat di NTT, 2 di Antaranya Dirasakan Warga

Kepada personel Brimob yang diberangkatkan, Johni berpesan agar melaksanakan tugas dengan baik. Johni juga menginstruksikan personel lebih disiplin dan melayani masyarakat dengan hati.

"Yang paling penting, menangkan hati masyarakat di daerah operasi sehingga masyarakat merasa nyaman," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bos PO Dewi Sri di Tegal Jadi Saksi Sidang Kasus Pemalsuan Surat untuk SHM dengan Terdakwa Lansia

Bos PO Dewi Sri di Tegal Jadi Saksi Sidang Kasus Pemalsuan Surat untuk SHM dengan Terdakwa Lansia

Regional
Terpeleset, Pelajar di Banyumas Tewas Tenggelam di Sungai Pelus

Terpeleset, Pelajar di Banyumas Tewas Tenggelam di Sungai Pelus

Regional
Gempa M 6,0 Laut Banda, BPBD Maluku Barat Daya: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa M 6,0 Laut Banda, BPBD Maluku Barat Daya: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Kepala SMAN 8 Medan Bantah Siswanya Tak Naik gara-gara Laporan Pungli

Kepala SMAN 8 Medan Bantah Siswanya Tak Naik gara-gara Laporan Pungli

Regional
Gempa M 6,0 Terjadi di Laut Banda Maluku, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 6,0 Terjadi di Laut Banda Maluku, Tak Berisiko Tsunami

Regional
Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Regional
Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Regional
Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Regional
Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Regional
Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Regional
Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Regional
Kukuhkan Pengurus FKUB Jateng, Pj Gubernur Nana Ungkapkan Harapannya 

Kukuhkan Pengurus FKUB Jateng, Pj Gubernur Nana Ungkapkan Harapannya 

Regional
Ancaman Sanksi Pemecatan ASN dan Nomor Pengaduan Pelanggaran Pilkada Jateng 2024

Ancaman Sanksi Pemecatan ASN dan Nomor Pengaduan Pelanggaran Pilkada Jateng 2024

Regional
Sipir Rutan Kupang yang Aniaya Warga Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Sipir Rutan Kupang yang Aniaya Warga Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Regional
Sidang Vonis Terdakwa Pembunuhan 'Debt Collector' di Sukabumi Ditunda, Hakim Belum Rampungkan Putusan

Sidang Vonis Terdakwa Pembunuhan "Debt Collector" di Sukabumi Ditunda, Hakim Belum Rampungkan Putusan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com