Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Direndam Banjir Rob, Pegawai Pelabuhan Diangkut Transportasi Darurat

Kompas.com - 02/12/2022, 10:41 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Khairina

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kembali direndam banjir rob. Hal itu membuat pegawai Bea Cukai Tanjung Emas terpaksa diangkut menggunakan transportasi darurat.

Kepala Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Anton Martin mengatakan, petugas di lapangan yang ingin masuk ke dalam pelabuhan harus menggunakan transportasi darurat.

"Pegawai pada diangkut menggunakan transportasi darurat," jelasnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Warga Tambak Lorok Semarang Kembali Diterjang Banjir Rob, Anak Sekolah Harus Diantar dengan Perahu Darurat

Dia menjelaskan, para pegawai terpaksa diangkut menggunakan transportasi darurat karena banyak mobil dan motor tak berani masuk pelabuhan karena banjir rob.

"Kondisi di atas fly over pelabuhan banyak mobil dan motor parkir karena rob," ujarnya.

Informasi yang dia dapatkan, banjir rob yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang disebabkan air pasang yang terjadi pada dini hari.

"Air pasang lebih tinggi dari biasanya," paparnya.

Baca juga: Dulu Rob Datang Sebulan Sekali, Sekarang Rob Terjadi Setiap Hari

Menurutnya, ketinggian air pasang hampir mencapai 2 meter di atas permukaan laut. Air pasang semakin parah karena pada Kamis malam terjadi hujan lebat.

"Ditambah tadi malam ada hujan Kamis, pukul 23.00 WIB hingga Jumat pukul 01.00 WIB dengan jumlah curah hujan menambah ketinggian air di pelabuhan," ucapnya.

Meski demikian, dia memastikan jika aktivitas pelabuhan, terutama Bea Cukai Tanjung Emas Semarang masih berjalan normal.

"Lokasi pemeriksaan di dalam pelabuhan masih terpantau aman," imbuhnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kisah Nahkoda KMP Sebuku Kapten Dwi Irianto, Tak Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga 24 Tahun

Kisah Nahkoda KMP Sebuku Kapten Dwi Irianto, Tak Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga 24 Tahun

Regional
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta TolongĀ 

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta TolongĀ 

Regional
20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

Regional
Rem Blong, Motor Terperosok di Perbukitan Menumbing, Seorang Ibu Tewas

Rem Blong, Motor Terperosok di Perbukitan Menumbing, Seorang Ibu Tewas

Regional
Dugaan Penyebab Tewasnya 4 Orang Dalam Mobil yang Terjebak Lumpur

Dugaan Penyebab Tewasnya 4 Orang Dalam Mobil yang Terjebak Lumpur

Regional
Bus ALS Terbalik di Jalur One Way Padang-Bukittinggi, Satu Tewas, Puluhan Terluka

Bus ALS Terbalik di Jalur One Way Padang-Bukittinggi, Satu Tewas, Puluhan Terluka

Regional
Hilang Sejak Malam Takbiran, Perempuan di Sukoharjo Ditemukan Tewas Tertutup Plastik Hitam

Hilang Sejak Malam Takbiran, Perempuan di Sukoharjo Ditemukan Tewas Tertutup Plastik Hitam

Regional
Pria di Alor NTT Aniaya Temannya Usai Minum Miras

Pria di Alor NTT Aniaya Temannya Usai Minum Miras

Regional
Kapolda Riau Patroli di Perairan Sungai Siak, Pantau Kapal Pemudik

Kapolda Riau Patroli di Perairan Sungai Siak, Pantau Kapal Pemudik

Regional
Kecelakaan Toyota Calya Vs Kawasaki Ninja, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Kecelakaan Toyota Calya Vs Kawasaki Ninja, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Regional
Jalinbar Sumatera Tertutup Longsor, Jalur Wisata ke Krui Tersendat

Jalinbar Sumatera Tertutup Longsor, Jalur Wisata ke Krui Tersendat

Regional
2.481 Warga Jateng Kembali ke Perantaun, Ikut Mudik Gratis Naik Kapal Dobonsolo dari Pelabuhan Tanjung Emas

2.481 Warga Jateng Kembali ke Perantaun, Ikut Mudik Gratis Naik Kapal Dobonsolo dari Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Bus Terbalik di Jalur 'One Way' Padang-Bukittinggi, Malalak

Bus Terbalik di Jalur "One Way" Padang-Bukittinggi, Malalak

Regional
Sopir Taksi 'Online' Dibegal di Pangalengan dan Alami Luka 70 Jahitan

Sopir Taksi "Online" Dibegal di Pangalengan dan Alami Luka 70 Jahitan

Regional
Dua Wisatawan Tenggelam di Pantai Buton Tengah, Satu Orang Tewas

Dua Wisatawan Tenggelam di Pantai Buton Tengah, Satu Orang Tewas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com