Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Acara Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina Siapkan Belasan Ribu Paket Makanan dan Souvenir untuk Warga Solo

Kompas.com - 01/12/2022, 19:03 WIB
Riska Farasonalia

Editor

KOMPAS.com - Belasan ribu porsi makanan dan souvenir bakal dibagikan untuk warga Solo, Jawa Tengah saat acara ngunduh mantu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

Acara ngunduh mantu ini akan dilaksanakan di Loji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (11/12/2022).

Sedangkan Pura Mangkunegaran hanya untuk menerima tamu atau resepsi.

Nantinya, di sepanjang Jalan Slamet Riyadi disediakan tenda makanan dan souvenir gratis bagi warga.

Baca juga: Loji Gandrung Dipakai Acara Adat Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Gibran: Itu untuk Start Kirab

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mempersilahkan warganya untuk turut menikmati makanan yang sudah disediakan tersebut.

"Makanan dari perusahaan kami sendiri. Wis packingan kabeh. (Sudah packingan semua). Nonton boleh, ikut makan boleh, ambil souvenir boleh," kata dia dikutip dari TribunSolo.com, Kamis.

Seperti diketahui, ketiga putra Presiden Jokowi memiliki berbagai usaha kuliner.

"Nanti di situ ada makanan gratis untuk warga. Souvenir dibagi di situ juga. Sepanjang jalan itu," tutur dia.

Art Director Asmoro Decoration Pandji Vasco Da Gama mengatakan, pihaknya dipercaya mendekorasi Loji Gandrung.

"Melibatkan UMKM sepanjang Jalan Slamet Riyadi yang membagikan ribuan pack," jelas dia.

Belasan ribu paket akan dibagikan secara gratis.

"Kalau tidak salah 16 booth dan tiap booth membagikan 1000 pack," ungkap dia.

Baca juga: Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Memakai Tema Mataram Islam, Ini Lokasi Acara Adat dan Resepsi

Tema ngunduh mantu

Sebelumnya, acara ngunduh mantu Kaesang dan Erina di Loji Gandrung ini akan menggunakan tema Mataram Islam.

Dia menjelaskan, semua bentuk ornamen dekorasi Mataram Islam Yogyakarta dan Solo.

"Kami bikin satu visual di antaranya mrajak sewu. Ini kita ambil dari konsep berdirinya Kerajaan Mataram Islam," ungkap dia, Selasa (29/11/2022).

Mrajak sewu ini berbentuk punden dengan ornamen daun jati, kelapa cengkir gading, bambu dan cabai. Semua ornamen ini memiliki makna.

"Daun jati yang kami imajinasikan sebagai daun jati dari alasa Donoloyo. Di mana di situ berdirinya Keraton Jogja dan Keraton Solo. Kalau untuk cengkir gading itu adalah sebuah filosofi kencenge pikir bahwa ini kegiatan yang memang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan sudah dipertimbangkan. Kemudian, ada mrajak sewu bambu dan lombok sebagai identifikasi dari sebuah hajatan di mana kami memohon kepada alam agar mendukung semua kegiatan ini," terang dia.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Pernikahan Kaesang dan Erina, Bakal Bagikan Ribuan Porsi Makanan dan Souvenir untuk Warga Solo

Sumber: Kompas.com (Penulis Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor Robertus Belarminus)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Regional
Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Regional
Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Regional
Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Regional
Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Regional
Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Regional
Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Regional
Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Regional
2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

Regional
Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Regional
Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Regional
Golkar Solo Usung Satu Kandidat Cawalkot 2024, Siapakah Dia?

Golkar Solo Usung Satu Kandidat Cawalkot 2024, Siapakah Dia?

Regional
Pilkada 2024, Bangka Belitung Rawan Isu Sara dan Pelanggaran ASN

Pilkada 2024, Bangka Belitung Rawan Isu Sara dan Pelanggaran ASN

Regional
3 WNI Gagal Selundupkan 2 WN China karena Diadang Tentara Australia

3 WNI Gagal Selundupkan 2 WN China karena Diadang Tentara Australia

Regional
Perundungan Siswi SD di Ambon, Kepsek Harap Tak Terulang Lagi Usai Didamaikan

Perundungan Siswi SD di Ambon, Kepsek Harap Tak Terulang Lagi Usai Didamaikan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com