Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudah dan Nyaman, Mengakses MPP Kota Magelang Tak Serumit yang Dibayangkan

Kompas.com - 30/11/2022, 20:13 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Masyarakat Kota Magelang, Jawa Tengah, dan sekitarnya, kini tidak perlu lagi repot mengurus segala keperluan administrasi kependudukan dan pelayanan lainnya.

Sebab, Pemerintah Kota Magelang telah membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di mana semua pelayanan masyarakat dapat dilayani hanya di satu tempat dengan mudah, murah dan cepat.

Edi Sutrisno, asal Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, adalah salah satu warga yang sudah merasakan manfaat keberadaan MPP. 

Edi mengaku sangat terbantu ketika harus mengurus dokumen keimigrasian dan izin usahanya di Kota Magelang. 

Baca juga: Masuk MURI, 14.245 Orang Menari Tari Gugur Gunung di Kota Magelang

"Dulu kalau ngurus imigrasi, bikin paspor, harus ke Wonosobo. (Dari Kota Magelang) lumayan jauh, butuh waktu dan tenaga. Sekarang tinggal ke MPP sudah langsung beres, pelayanannya juga istimewa," kata Edi, ditemui di MPP Kota Magelang, pada Selasa (29/11/2022).

Begitu juga ketika dia mengurus pengajuan perizinan usaha kliniknya di Kota Gethuk ini.

Dia tidak perlu repot ke kantor perizinan karena di MPP bisa dilayani dengan cepat dan yang penting tanpa gratifikasi.

"Pelayanan cepat, tidak ada gratifikasi, dan kepastian waktu yang harus dibutuhkan juga lebih baik," ungkap Edi.

Menurut dia, teknologi digital yang diterapkan di MPP memang sudah selayaknya memberi manfaat bagi masyarakat.

Hampir semua pelayanan di setiap tenant di MPP sudah terintegrasi sehingga meningkatkan kecepatan, jangkauan dan keamanan masyarakat.

Warga lainnya, Dea Finka Audi Sukma (24) asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengatakan, baru pertama kali mengurus administrasi kependudukan di MPP.

Perempuan itu sedang mengurus kepindahan dari Kabupaten Semarang ke Kota Magelang mengikuti sang suami.

Menurut dia, prosedur mengurus dokumen di MPP tidak serumit yang dibayangkan sebelumnya.

Pertama, dia datang menanyakan persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat KTP baru di tenant Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang.

Sehari setelahnya, dia datang lagi membawa persyaratan dan langsung diproses pada hari itu juga.

"Awalnya, sudah membayangkan bakal ribet gitu, ternyata tidak. Pertama datang tanya-tanya syaratnya bikin KTP baru, lalu kalau sudah lengkap langsung diproses dan langsung jadi, kok. Mbak petugasnya juga ramah," kata Dea, yang akan pindah domisili ke kompleks Mosvia Polres Magelang Kota itu.

Baca juga: SD dan SMP di Kota Magelang PTM 100 Persen, Jam Belajar Berangsur Normal

MPP yang diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PANRB) Tjahjo Kumolo pada 17 Maret 2022 ini berada di lantai 2 Gedung Sasana Bumi Kyai Sepanjang, Jalan Kartini, atau sekitar 500 meter dari pusat kota Alun-alun Kota Magelang. 

Terdapat 26 tenant, terdiri dari berbagai instansi daerah, instansi vertikal, dan BUMD maupun BUMN, yang siap melayani masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya.

Pelayanan mulai dari imigrasi, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Samsat, Disdukcapil, Polres, KPP Pratama, Bea Cukai, BPD Jateng, dan sebagainya. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga dan Polisi di NTT Gotong Jenazah Seorang Kakek Sejauh 2,5 Kilometer, Lintasi 3 Sungai

Warga dan Polisi di NTT Gotong Jenazah Seorang Kakek Sejauh 2,5 Kilometer, Lintasi 3 Sungai

Regional
Jasad Bayi Dikerubuti Lalat Ditemukan dengan Kondisi Dibungkus Kain dan Diikat di Semarang

Jasad Bayi Dikerubuti Lalat Ditemukan dengan Kondisi Dibungkus Kain dan Diikat di Semarang

Regional
Cerita Sadinem Dapat Ganti Rugi Tol Rp 2,8 Miliar, Pilih Beli Tanah Ketimbang Mobil

Cerita Sadinem Dapat Ganti Rugi Tol Rp 2,8 Miliar, Pilih Beli Tanah Ketimbang Mobil

Regional
3 Hari Bentrok Warga di Kota Tual Akibatkan 86 Rumah Hangus Terbakar

3 Hari Bentrok Warga di Kota Tual Akibatkan 86 Rumah Hangus Terbakar

Regional
Polisi Sebut Ada Indikasi Minyakita Ditahan Distribusinya di Pasaran

Polisi Sebut Ada Indikasi Minyakita Ditahan Distribusinya di Pasaran

Regional
Diduga Lecehkan Perempuan, Kepala Desa di Lombok Tengah Didemo Warga

Diduga Lecehkan Perempuan, Kepala Desa di Lombok Tengah Didemo Warga

Regional
Kebakaran Lima Rumah di Banjarmasin, Satu Orang Tewas Terpanggang

Kebakaran Lima Rumah di Banjarmasin, Satu Orang Tewas Terpanggang

Regional
Tunda Kenaikan, PBB Warga Solo yang Telanjur Dibayar Akan Dikembalikan dalam Bentuk Retribusi

Tunda Kenaikan, PBB Warga Solo yang Telanjur Dibayar Akan Dikembalikan dalam Bentuk Retribusi

Regional
Rambah Kawasan Hutan Lindung, 4 Warga Aceh Tengah Diserang Gajah Liar dan 1 Orang Tewas

Rambah Kawasan Hutan Lindung, 4 Warga Aceh Tengah Diserang Gajah Liar dan 1 Orang Tewas

Regional
Briptu Yohanes, Korban Terakhir Jembatan Putus di Pegunungan Bintang, Ditemukan Meninggal di Boven Digoel

Briptu Yohanes, Korban Terakhir Jembatan Putus di Pegunungan Bintang, Ditemukan Meninggal di Boven Digoel

Regional
Adik Pramoedya Ananta Toer Kenang Dia dan Sang Kakak Perjuangkan Perubahan Prinsip Pendidikan di SMP 5 Blora

Adik Pramoedya Ananta Toer Kenang Dia dan Sang Kakak Perjuangkan Perubahan Prinsip Pendidikan di SMP 5 Blora

Regional
Wanita Bos Rental PS yang Lecehkan 17 Anak Diperiksa Kejiwaannya di RSJ Jambi

Wanita Bos Rental PS yang Lecehkan 17 Anak Diperiksa Kejiwaannya di RSJ Jambi

Regional
Gara-gara Motor Nyaris Bersenggolan, Pria Minahasa Tenggara Tikam Warga Pakai Badik

Gara-gara Motor Nyaris Bersenggolan, Pria Minahasa Tenggara Tikam Warga Pakai Badik

Regional
Pembangunan Infrastruktur Penyuplai Air Baku di IKN Sudah di Atas 80 Persen

Pembangunan Infrastruktur Penyuplai Air Baku di IKN Sudah di Atas 80 Persen

Regional
Buruh PT Sai Apparel yang Videonya Viral Angkat Bicara Saat Demonstrasi, Disnakertrans Jateng Pastikan Buruh Tidak Di-PHK

Buruh PT Sai Apparel yang Videonya Viral Angkat Bicara Saat Demonstrasi, Disnakertrans Jateng Pastikan Buruh Tidak Di-PHK

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.