Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aniaya Sopir Truk, 4 Orang Diduga Petugas Bea Cukai Tanjungpinang Dilaporkan ke Polres Bintan

Kompas.com - 30/11/2022, 18:29 WIB

BINTAN, KOMPAS.com - Seorang supir truk di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi korban penganiayaan oleh empat orang diduga petugas bea cukai Tanjungpinang.

Penganiayaan tersebut dialami Ijul Syahputra pada Selasa (29/11/2022) di jalur Lintas Barat, Pulai Ladi, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.

Tak terima dianiaya, Ijul langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bintan.

Baca juga: Sopir Taksi Online Tewas Setelah Dianiaya di Parkiran Kafe Purworejo

Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson membenarkan adanya kasus penganiayaan yang dilakukan oknum diduga petugas bea cukai terhadap supir truk.

"Ya, korban sudah buat laporan dan laporannya sudah kita terima," kata Alson yang dikonfirmasi.

Bedasarkan laporan yang diterima polisi, tindak penganiayaan terjadi ketika korban mengemudikan truk dari Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara menuju Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Namun saat melintas di Jalur Lintas Barat Pulau Ladi, tepatnya di jembatan Kang Boi, korban disalip dan diberhentikan sebuah mobil.

Empat orang turun dari mobil tersebut dan berjalan ke truk korban.

"Jadi dalam mobil itu ada 4 oknum petugas bea cukai. Lalu mereka menyalip dan menghentikan truk. Selanjutnya mereka memukul korban sehingga korban membuat laporan," jelas Alson.

Baca juga: Diduga Aniaya dan Selingkuhi Istri, Anggota Polres Mamuju Tengah Dipecat

Alson menyebutkan saat ini pihak Satreskrim Polres Bintan masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Sekarang masih tahap penyelidikan. Untuk korban sudah dimintai keterangan dan proses hukum masih berjalan," sebut Alson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari 'Video Call Sex' Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari "Video Call Sex" Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Regional
Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Regional
Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Regional
Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Regional
Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Regional
Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Regional
Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Regional
Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Regional
Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Regional
Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Regional
6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

Regional
Hadapi Potensi Gempa M 6,5 dari Sesar Cimandiri, Bupati Sukabumi Contoh Mitigasi Jepang

Hadapi Potensi Gempa M 6,5 dari Sesar Cimandiri, Bupati Sukabumi Contoh Mitigasi Jepang

Regional
Bandar Sabu di Lampung Gunakan Instagram, Bermodus Jual Permen secara COD

Bandar Sabu di Lampung Gunakan Instagram, Bermodus Jual Permen secara COD

Regional
Usai Olah TKP, Korban Pelecehan Seksual Wanita di Jambi Bertambah Jadi 17 Anak

Usai Olah TKP, Korban Pelecehan Seksual Wanita di Jambi Bertambah Jadi 17 Anak

Regional
Cegah Penculikan Anak, Perangkat Desa di Babel Rekam Identitas Pemulung

Cegah Penculikan Anak, Perangkat Desa di Babel Rekam Identitas Pemulung

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.